Pabrik Baru Pusri Mulai Berproduksi

27 total views, 3 views today

PALEMBANG  |  KSOL — PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) telah selesai membangun pabrik pupuk baru bernama Pusri II B. Pabrik yang merupakan revitalisasi dari pabrik Pusri II tersebut juga sudah mulai berproduksi.

“Pada 30 September 2016 pabrik pupuk Pusri II B sudah berhasil memproduksi urea, kemudian dilanjutkan dengan first drop amonia pada 3 November 2016,” kata Direktur Utama PT Pusri Mulyono Prawiro usai memperingati HUT ke-57 PT Pusri, akhir pekan lalu.

Pabrik Pusri II B telah dibangun sejak 8 April 2013. Awalnya, pabrik tersebut ditargetkan beroperasi pada akhir 2015.

Menurut Mulyono, molornya pengoperasian pabrik baru tersebut karena ada sejumlah persoalan teknis dan nonteknis selama pembangunan. “Pabrik Pusri II B ini menggunakan teknologi canggih. Jadi, tidak bisa sembarangan, harus bagus presisinya,” ujarnya.

Selain menerapkan teknologi baru, pabrik baru tersebut juga dapat menghemat bahan baku gas alam. Rasionya 31,49 MMBTU per ton amonia dan 21,18 MMBTU per ton urea.

Rasio tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Pabrik Pusri II yang kini masih beroperasi. Rasio pabrik Pusri II adalah 49,24 MMBTU per ton amonia dan 36.05 MMBTU per ton urea.

Dengan adanya pabrik Pusri II B, ada penghematan pemakaian gas sebesar 14,87 MMBTU per ton urea. Pusri II B memiliki kapasitas produksi pupuk urea sebesar 907.500 ton per tahun dan amonia sebesar 660 ribu ton per tahun.

Mulyono menjelaskan, pabrik Pusri II B diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi penggunaan bahan baku, menurunkan harga pokok produksi.  Sehingga, harga pupuk PT Pupuk Sriwidjaja dapat bersaing dengan harga pupuk produksi dalam dan luar negeri.

Selain itu, pabrik Pusri II B akan menjadi pengganti pabrik Pusri II yang telah berumur lebih dari 40 tahun. Pabrik pupuk urea Pusri II memiliki kapasitas terpasang sebesar 380 ribu ton per tahun.

Pembangunan pabrik Pusri II B dilakukan oleh konsorsium antara PT Rekayasa Industri (Rekind) dan Toyo Engineering Corporation. Pabrik ini menggunakan teknologi proses amonia terkini.

TEKS : REPUBLIKA.CO.ID |  FOTO : GOOGLE IMAGE





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com