RAPBD Empat Lawang 2017 Defisit Rp31 Miliar

31 total views, 3 views today

EMPAT LAWANG | KSOL — Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Empat Lawang, untuk tahun anggaran 2017 berjumlah Rp852 milyar. Dari jumlah itu, dibagi menjadi 53 persen untuk Belanja Tidak Langsung (BTL) dan 47 persen untuk Belanja Langsung (BL).

“RAPBD kita 2017 Rp852 milyar. Dengan rincian anggaran BTL lebih besar dari BL yakni dengan perbandingan 53 berbanding 47,” jelas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Empat Lawang, M Daud melalui Kepala Bidang (Kabid) Anggaran, Hendra Lezi, kemarin (19/12/2016).

Menurutnya, penyebab anggaran BTL lebih besar itu bukan dikarenakan akibat belanja pegawai yang terlalu besar. Melainkan, karena anggaran alokasi dana desa dan dana desa naik.

“Untuk belanja pegawai cuma Rp271 milyar, itu untuk gaji, tunjangan TPP, BK segala macam dan sertifikasi guru. Sedangkan DD di 2016 Rp92 milyar naik menjadi Rp120 milyar. Alokasi dana desa naik 100 persen, yakni dari Rp31 milyar naik menjadi Rp62 milyar. Jadi bukan belanja pegawai jadi pemicu utama besarnya anggaran BTL. Tapi karena alokasi dana desa dan dana desa (DD) yang mengalami peningkatan angkanyan,” beber Hendra.

Untuk diketahui, bersarkan data yang didapat dalam RAPBD 2017 mendatang, anggaran BTL sebesar Rp488 milyar dan BL sebesar Rp 426 milyar. Sehingga didapatkan total belanja menjadi Rp Rp914 Milyar. RAPBD kita Rp852 milyar, jadi kita defisit Rp62 milyar. Ditutupi dengan pembiyaan sebesar Rp30.7 milyar. Masih mengalami defisit anggaran bakal terjadi di 2017 mendatang sebesar Rp31.4 milyar.

TEKS : SAUKANI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com