Bercocok Tanam Hidroponik Lebih Menguntungkan

 681 total views,  2 views today

MUARA ENIM | KSOL – Budidaya Hidroponik suatu cara menanam dengan menggunakan air tanpa tanah. Ini merupakan suatu cara bertanam yang lebih asyik dan ramah lingkungan. Selain itu dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi semua kalangan.

Bagi masyarakat perkotaan, tanaman hidroponik sudah tak asing lagi. Namun untuk masyarakat pedesaan merupakan hal baru. Hidroponik adalah sistem budidaya menanam berbagai sayuran dan buah dengan memanfaatkan air yang telah dikasih nutrisi AB Mix (penggabungan kandungan unsur makro dan unsur mikro).

Budidaya Hidroponik sangat ramah lingkungan. Sebab media tanam sama sekali tidak menggunakan tanah. Tanaman ini menggunakan sisa-sisa atau bekas olahan di sekitar kita seperti busa atau rockwool, sabut kelapa, pecahan batubata, arang sekam, kapas dan lainnya.

img_20161205_222249

Salah satu cocok tanam dengan sistem hidroponik

Demikian juga wadah atau tempat menanam bisa menggunakan barang bekas berupa kaleng cat, ember, botol air mineral, stropong dan sebagainya.

Sobirin salah seorang promotor tanaman Hidroponik di Muara Enim mengatakan, tanaman Hidroponik di Kota Muara Enim saat ini sudah mulai digemari masyarakat. Sebab tanaman ini mempunyai keunggulan jika dibanding tanaman konvesional atau tanaman yang menggunakan media tanah dan Insektisida.

“Nilai ekonomis dari sayur hidroponik ini harga pasarnya justru lebih tinggi dibanding sayur konvesional. Contohnya seperti pakcoy dan slada ‎ini dikisaran 30-40 ribu perkilonya. Dan alhamdulillah saat ini animo masyarakat untuk bertanam dengan Hidroponik sangat meningkat,”jelasnya.

Menurutnya, hidroponik adalah budidaya bertanam menggunakan air tanpa menggunakan tanah. Hasilnya lebih oktimal dibanding dengan hasil-hasil konvesional. “Sebab untuk pupuknya sudah terukur dan hasilnya juga bisa maksimal,” ujarnya saat memberikan pelatihan dasar Hidroponik kepada peserta di Akbid Pemkab Muara Enim, belum lama ini (4/12/16).

Lebih lanjut Sobirin mengatakan, untuk nilai jual tanaman hidroponik juga lebih tinggi karena kualitas dan sistem pemasaran sangat bagus, yakni melalui pasar tani, pemesanan sistem on-line dan paket. Dari segi biaya Sobirin mengakui, untuk pemula sistem ini menghabiskan banyak uang, namun setelah produksi semua bisa terbayar.

Sobirin menambahkan, jika warga pandai memanfaatkan barang-barang di sekitar maka biaya untuk pembuatan media akan bisa diminimalisir. Dan segi kebersihan warga yang bertanam dengan hidropinik dapat menjaga lingkungan dari sampah-sampah yang bertebaran.

Sementara itu Herman, salah seorang peserta pelatihan sangat tertarik dengan budidaya tanaman dengan hidroponik. Sebab kegiatan ini bisa dilakukan di sekitar rumah tanpa harus mempunyai tanah luas. Demikian juga dengan cara ini semua jenis tanaman bisa dilakukan seperti sayuran dan buah-buahan dapat dikembangkan melalui tanaman hidroponik.

 TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster