Listrik Byar-Pet, Empat Lawang Datangkan Investor Bangun PLTA

 245 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG | KSOL — Permasalahan listrik di Empat Lawang hingga saat ini mengalami byar-pet (tidak stabil). Hal ini terjadi hampir setiap hari. Ironisnya, upaya pemasangan listrik di Empat Lawang masih tersandung minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Akibatnya membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang harus putar otak.

Berbagai upaya terus dicoba. Salah satunya, dalam waktu dekat Pemkab Empat Lawang akan mendatangkan investor asing guna mengatasi dua permasalahan krusial di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati itu, Pemkab Empat Lawang akan menjalin kerjasama dengan investor dari Cekoslowakia dan Rumania. Tujuannya untuk mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di beberapa titik Sungai di Empat Lawang.

Kerjasama ini diharapkan akan mampu mengatasi permasalahan byar-pet, sekaligus mendongkrak PAD Empat Lawang yang sangat minim. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah,  (6/12/2016).

“Iya kita akan kerjasama dengan investor asing untuk pembangunan PLTA di tempat kita. Nanti energinya (listriknya) dijual ke PLN, guna mengatasi masalah listrik yang tidak stabil (byar-pet) di Empat Lawang dan juga penghasilannya mampu menunjang PAD kita,” ujar Syahril.

Upaya mendatangkan investor itu menurut Syahril bukan lagi rencana, melainkan sudah bertemu dengan perwakilan dari 2 negara. Bahkan, perwakilan dari investor sudah melakukan survey di beberapa titik Sungai di Empat Lawang yang akan dibangun PLTA.

“Sekitar dua minggu lalu mereka (tim dari investor) sudah survey. Dan kita sudah diundang berangkat ke sana untuk paparan. Tapi terkendala waktu yang mendadak. Jadi tidak bisa. Makanya kita minta untuk dijadwalkan ulang, supaya bisa diatur waktunya,” kata dia.

Orang nomor satu di Empat Lawang ini menjelaskan, 3 titik yang akan dibangun PLTA , di Kecamatan Lintang Kanan, Ulu Musi dan Tebing Tinggi.

“Mudah-mudahan berjalan lancar. Sebenarnya banyak negara yang lebih berpotensi dari kita. Tapi dari beberapa negara yang berpotensi itu mereka sudah tak lagi membutuhkan, oleh karena kita memang membutuhkan, tentu sangat berguna . Kami minta agar secepatnya penjadwalan bertemu dengan investor selesai. Kalau bisa di akhir tahun ini, atau tidak awal Januari setelat-telatnya. Supaya dua permasalahan mengenai byar-pet cepat teratasi dan penambahan PAD,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster