Takut Imunisasi, Siswa SD Lompat ke Sungai, Hingga Kini Belum Ditemukan

 310 total views,  2 views today

 MUARAENIM | KSOL – M Danny Alvindo (6) bin Adi Candra siswa SD kelas 1 warga Desa Kepur Kecamatan Kota Muara Enim tenggelam di Sungai Lematang. Hal ini terjadi saat mandi bersama teman-temannya di lokasi kejadian, sekitar pukul 11.30, (24/11/2016).

Diduga korban tenggelam dan hanyut terseret arus Sungai Lematang yang sedang pasang dan berarus deras. Korban saat itu mandi bersama tiga teman lainnya : Radit, Kevin dan Dimas.

Jembatan gantung tempat korban bermain

Jembatan gantung tempat korban bermain

Informasi yang didapat menyebutkan,‎ peristiwa yang menggemparkan warga Desa Kepur tersebut berawal dari keempat pelajar yang kabur dari sekolahnya karena takut akan “suntik imunisasi” di sekolahnya.

Menurut Mulyana (35) yang melihat kejadian itu,  saat itu Mulyana melihat anak-anak tengah mandi dan bermain di Sungai Lematang. Mereka melompat dari atas jembatan dengan ketinggian sekitar 20 meter.

Hanya saja, saat korban melompat beberapa kali, Danny tidak muncul lagi di permukaan. Sementara teman lainnya masih ada diatas jembatan. Diantara teman lain, ada yang sudah terjun.‎

Melihat korban tidak kunjung timbul di permukaan sungai, teman-teman Danny langsung pulang dengan membawa pakaian korban dan melapor ke orang tua mereka.

“Waktu itu saya sedang mencuci dan melihat korban tenggelam dan hanyut beberapa meter. Namun dikarenakan air Sungai Lematang keadaannya cukup dalam dan deras sehingga saya hanya bisa melihat dan tidak bisa menyelamatkan korban yang hanyut terbawa arus, akhirnya saya meminta pertolongan warga desa,” ujarnya.

Mendapat laporan ini, tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim yang dipimpin Plt Kepala BPBD Muara Enim, Agus Fachrurozi langsung terjun ke lapangan.

Tampak tim pencari dari BPBD dan Polres Muara Enim dibantu warga saat melakukan pencarian korban M Danny yang tenggelam dan hanyut di sungai Lematang Desa Kepur kecamatan kota Muara Enim

Tampak tim pencari dari BPBD dan Polres Muara Enim dibantu warga saat melakukan pencarian korban M Danny yang tenggelam dan hanyut di sungai Lematang Desa Kepur kecamatan kota Muara Enim

Ada 15 personel tim SAR BPBD dengan menggunakan 3 perahu karet bermesin langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan hilir jembatan.

Sementara, Kasat Sabhara Polres Muara Enim, AKP Lukman ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya juga langsung menerjunkan personel ke lapangan dengan perahu karet bermesin dan turut melakukan pencarian dengan menyisiri bagian hilir sungai.

“Begitu mendapat informasi kita langsung kesini dan kita semua berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 28 Muara Enim Aswani S.Pd  saat dikonfirmasi membenarkan jika korban adalah salah seorang siswa di sekolahnya. Dirinya membenarkan jika kemarin di sekolah tersebut sedang ada kegiatan imunisasi.

“Memang ada kegiatan pemberian imunisasi di sekolah, tapi saya belum dapat laporan kalau mereka minggat dari sekolah karena saya sedang penataran,” terangnya.

Pantauan di lapangan kemarin, selain dari pihak BPBD dan Polres nampak juga warga turut melakukan pencarian dengan menggunakan perahu. Hingga beberapa jam usai korban tenggelam pencarian belum membuahkan hasil.

Sedangkan, Adi Candra, orang tua korban terlihat masih shock dan tidak menyangka bila anaknya akan tenggelam di Sungai Lematang. “Saya berharap. anaknya saya bisa segera ditemukan,” ujarnya.

 TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN | EDITOR : T PAMUNGKAS





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster