BPK Sampaikan Temuan Aset Pemkab Empat Lawang Tidak Jelas

 872 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG | KSOL — Badan Pemeriksaan keuangan (BPK) menyampaikan ada temuan di Empat Lawang. Temuan itu dalam bentuk aset di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang yang tidak jelas dimana barangnya, dan administrasinya. Sehingga BPK menyebut itu sebagai temuan, dan minta untuk sesegera mungkin diselesaikan.

Temuan aset oleh pihak BPK itu, tidak bisa ditotalkan jumlahnya. Karena itu banyak itemnya. Termasuk didalamnya, kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat. Sampai ke barang-barang terkecil yang dibelanjakan dari APBD Empat Lawang.

Namun, hasil temuan BPK itu telah ditindak lanjuti pihak Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sejauh ini, sudah 50 persen tamuan BPK itu telah ditindak lanjuti. “Iya sudah 50 persen, kalau 60 persen, kita bisa dapat penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Kepala BPKAD Empat Lawang, M Daud baru-baru ini.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah mengakui, bahwa pejabat di Empat Lawang kemampuannya kurang. Padahal, sinyal sinyal predikat WTP itu sudah ada. Tapi masih saja.
“Kalau dikatakan SKPD tak inginkan predikat WTP, mungkin terlalu ekstream. Tapi sepertinya kemampuannya yang memang kurang,” kata Syahril dalam kegiatan hearing dialog dan koordinasi pegawai dilingkungan Pemkab Empat Lawang di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Empat Lawang,” belum lama ini (8/11/2016).

Menurutnya, untuk mendapatkan predikat WTP itu tinggal satu langkah lagi. Namun terganjal dimasalah aset. Selain masalah aset di SKPD, aset yang berasal dari Lahat menjadi persoalan juga. Banyak aset dari saudara tertua Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati itu, ternyata tidak ada. “Kita terima berkasnya aset dari Lahat itu, tapi setelah diteliti, ternyata aset itu tidak ada. Makanya itu juga kita harus diselesaikan,” ungkapnya.

Kemudian, Syahril menegaskan, kembali ke permasalahan aset di SKPD dan pejabat di Empat Lawang yang menjadi temuan BPK itu, akan segera ditindak lanjuti lagi. Upaya pertamanya, yakni akan memerintahkan Bagian Umum untuk menjalin kerjasama dengan pihak Polres Empat Lawang menangkap semua kendaraan dinas yang tidak membayar pajak.

“Itu salah strategi kita, untuk penertiban. Kemudian ditertibkan juga dimana memang kelebihan, dimana yang kekurangan dan dimana yang memang membutuhkan kendaraan dinas itu. Pokoknya saya minta di Desember clear semua permasalahan itu,”tukasnya.

TEKS : SAUKANI   |  EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster