Kenali Gelagat Paedofil di Sekitar Anda, Terkait Kasus di PALI Sumsel

 243 total views,  4 views today

“Baru-Baru ini, Senin (26/9/2016) di Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan terungkap 15 korban seorang Paedofil (seseorang yang memiliki kecenderungan seksual pada anak).  11 Diantaranya, sampai Hari Senin (26/9/2016) sudah dimintai keterangan aparat kepolisian dan dilakukan pemeriksaan secara medis.”

Guna mengantisipasi kemungkinan buruk, akan lebih baik jika Anda perlu mengenali tanda-tanda seorang Paedofil yang mungkin ada di sekitar Anda, baik di permukiman, sekolah atau di lokasi lain. Hal ini menjadi penting karena, pencegahan sejak dini lebih baik, ketimbang anak-anak kita jadi korban seorang Paedofil.
PAEDOFIL ADALAH — seseorang yang memiliki gangguan kepribadian berupa ketertarikan seksual terhadap anak-anak. Hal ini umumnya terjadi pada laki-laki. Di tengah maraknya kasus kekerasan seksual pada anak, keberadaan paedofil perlu diwaspadai.

Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dari Rumah Sakit Jiwa dr Soeharto Herdjan, Suzy Yusna Dewi, mengungkapkan, paedofil biasanya menunjukkan gelagat jika ingin menjadikan anak-anak sebagai target. Paedofil akan melakukan pendekatan pada anak atau disebut “grooming“.

“Perhatikan tanda-tanda grooming, seperti perhatian terhadap anak, memenuhi semua permintaan anak. Itu harus diperhatikan,” kata Suzy dalam seminar di Rumah Sakit Jiwa dr Soeharto Herdjan, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (22/10/2015).

Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dari Rumah Sakit Jiwa dr Soeharto Herdjan, Suzy Yusna Dewi

Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dari Rumah Sakit Jiwa dr Soeharto Herdjan, Suzy Yusna Dewi

Sayangnya, hal ini sering kali tidak disadari orangtua. Paedofil memiliki perilaku sayang atau sangat cinta terhadap anak, serta ramah dan hangat ketika berbicara dengan anak. Dengan melakukan grooming, paedofil ingin membuat anak percaya kepadanya hingga akhirnya dapat menyentuh tubuh anak, dan terjadilah kekerasan seksual.

“Ketika dia ingin sekali (merasakan dorongan seksual), seorang paedofil akan gemetar, deg-degan, pokoknya (anak yang menjadi sasaran) harus ditangkap,” kata Suzy.

Suzy melanjutkan, paedofil juga memiliki kepribadian atau karakter yang khas. Penelitian menunjukkan, paedofil umumnya orang yang kesepian, antisosial, rendah diri, punya ketidakdewasaan emosional, hingga dysphoria.

Paedofil biasanya juga memiliki hubungan terbatas dengan teman sebaya, dan lebih senang beraktivitas dengan anak-anak. Perilaku lainnya adalah memiliki fantasi seksual terhadap anak-anak, seperti suka memotret anak-anak dan mengoleksi benda pornografi atau erotis anak.

Ironisnya, kebanyakan pelakunya adalah orang-orang terdekat, misalnya ayah sendiri, paman, sepupu, pengasuh, ataupun tetangga. Mengenali ciri-ciri paedofil dapat menjadi salah satu langkah melindungi anak dari kekerasan seksual.

TEKS : KOMPAS.COM




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster