Calonkan Agus-Sylviana, Koalisi Cikeas Sodorkan Alternatif Baru di Pilgub DKI

 136 total views,  6 views today

JAKARTA | KSOL — Diusungnya Agus Harimurti Yudhoyono oleh Koalisi Cikeas dinilai mampu memberikan alternatif baru di pertarungan Pilgub Jakarta. Munculnya nama Agus juga dianggap sebagai langkah Partai Demokrat memunculkan calon pemimpin barunya di masa depan.

“Itu menunjukkan yang pertama, SBY ingin blok Koalisi Cikeas ingin memberikan alternatif baru dalam peta calon Pilkada Jakarta. Kedua, ini menunjukkan keinginan mereka mengembangkan dan mengkader Agus untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan di Demokrat,” ujar analis politik dari Internasional Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes, saat dihubungi, Jumat (23/9/2016).

BACO BERITA LAINNYO : Putra SBY Jadi Lawan Ahok, Kodam Jaya : Agus Harus Segera Mundur dari TNI

Kemunculan Agus dinilai Arya sebagai salah satu strategi SBY memunculkan seorang figur yang diharapkan dapat mewakili keinginan masyarakat Jakarta yang dinamis. Sosok Agus yang gagah dengan umur yang relatif masih muda menjadi salah satu faktor plus.

“Agus ini mewakili generasi baru, dia muda kemudian cerdas, tampan, nyaris seperti SBY di tahun 2004. Bedanya Agus masih berpangkat Mayor, sementara SBY sudah jenderal,” kata Arya.

“Memang ini besar harga yang harus dibayar keluarga Cikeas karena Agus harus mundur dari TNI, padahal dia adalah peraih Adhi Makayasa di tahun 2000. Jadi saya kira itu menunjukkan bahwa dia ingin mengkaderkan yang baru, Agus mewakili generasi baru,” sambung Arya.

Walau memiliki sejumlah pertimbangan, Arya menganggap tantangan Agus dalam pertarungan di DKI tak mudah. Meski masyarakat Jakarta memiliki banyak referensi sosok pemimpin ideal, Agus sendiri belum sempat melakukan uji coba ke publik untuk mengetahui reaksi masyarakat ibukota.

“Tantangannya tentu tidak mudah. Apakah model-model seperti Agus ini bisa diterima pemilih Jakarta atau tidak, karena dia belum punya kesempatan untuk menguji ke publik. Dengan karakter SBY yang penuh pertimbangan, ini menunjukkan keputusan ini berat, tapi dia punya pertimbangan lain karena dia sadar bawa mungkin pelan-pelan dia ingin mengurangi dominasinya di Partai Demokrat dengan mempersiapkan Agus,” jelas Arya.

TEKS : DETIK.COM





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster