PK Ditolak, Bupati Penyuap Akil Mochtar Tetap Dibui 4 Tahun

 494 total views,  2 views today

JAKARTA | KSOL  — Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan mantan Bupati Morotai, Rusli Sibua sehingga tetap dibui 4 tahun penjara. Rusli terbukti menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar untuk bisa menjadi orang nomor satu di kabupaten gugusan Halmahera, Maluku itu.

Rusli menyuap Akil sebesar Rp 2,989 miliar. Sejumlah uang diberikan kepada Akil untuk memengaruhi putusan perkara permohonan keberatan atas hasil Pilkada di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Awalnya, Akil meminta Rp 6 miliar kepada Rusli lewat pengacara Rusli.

Uang Rp 2,9 miliar itu ditransfer ke rekening tabungan perusahaan istri Akil Ratu Rita, yaitu ke CV Ratu Samagad. Skandal itu terungkap saat KPK menangkap Akil usai menerima sejumlah uang dari pengacara Chairun Nisa. Alhasi, terbongkar permainan Akil dalam memperdagangkan keadilan demokrasi. Komplotan itu lalu diadili dengan berkas terpisah.

Rusli awalnya dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa KPK. Oleh Pengadilan Tipikor Jakarta, Rusli dijatuhi hukuman 4 tahun penjara pada 26 November 2015. Vonis itu dikuatkan Pengadilan Tinggi Jakarta.

Rusli tidak mengajukan kasasi dan langsung mengajukan PK. Apa kata MA?

“Menolak permohonan Rusli Sibua,” demikian lansir website MA, Selasa (20/9/2016).

Perkara nomor 100 PK/Pid.Sus/2016 diketok oleh ketua majelis hakim agung Prof Dr Surya Jaya. Duduk sebagai anggota hakim agung Suhadi dan Syamsul Rakan Chaniago dengan panitera pengganti Santhos Wahjoe Prijambodo.

Berikut daftar hukuman penghuni ‘kerajaan’ Akil Mochtar:

1. Akil Mochtar, dijatuhi penjara seumur hidup.
2. Gubernur Banten Ratu Atut, dihukum 7 tahun penjara.
3. Adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana divonis 7 tahun penjara.
4. Pengacara Susi Tur Andayani, divonis 7 tahun penjara.
5. Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih dihukum 4 tahun penjara.
6. Pengusaha Cornelis Nalau Antun dihukum 3 tahun penjara.
7. Pengacara Chairun Nisa, dihukum 4 tahun penjara
8. Wali Kota Palembang, Romi Herton dihukum 7 tahun penjara.
9. Istri Romi, Masyito dihukum 5 tahun penjara.
10. Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Al-Jufri, dihukum 4 tahun penjara.
11. Istri Budi, Suzana, dihukum 4 tahun penjara.
12. Bupati Tapanuli Tengah, Bonaran Situmeang dihukum 4 tahun penjara.
13. Bekas calon Bupati Lebak, Amir Hamzah, dihukum 3,5 tahun penjara.
14. Bekas calon Wakil Bupati Lebak, Kasmin dihukum 3 tahun penjara.
15. Bupati Morotai, Rusli Sibua dihukum 4 tahun penjara.
16. Sopir Akil, Muhtar Ependy, dihukum 5 tahun penjara.

Penangkapan Akil dkk oleh KPK di bawah kepemimpinan Abraham Samad.

TEKS : DETIK.COM





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster