Satu Misi Menuju Malang Raya Ramah Difabel

 361 total views,  2 views today

MALANG | KSOL – Sejumlah organisasi penyandang disabilitas akan mengadakan pertemuan di Lawang tepatnya di agrowisata Petik Madu pada Kamis, 15 September 2016. Tujuannya untuk mewujudkan satu misi : menuju Malang Raya ramah difabel. “Kita akan merumuskan persoalan di masyarakat penyandang disabilitas kemudian hasilnya kita bawa ke Pemerintah dengan beraudienci,” ujar Sekretaris Lingkaran Sosial (LINKSOS), Octalina Hardiyanti, Senin (12/9/2016).

Lebih lanjut, Octalina berharap melalui langkah ini, akan menjadi upaya pengadaan maupun penegakan Perda perlindungan disabilitas di Malang Raya, tepatnya Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. “Program ini sekaligus sebagai sarana lintas organisasi untuk mengadakan kegiatan bersama di masyarakat,” tambhanya.

Menurut Octalina, pertemuan menjadi penting dilaksanakan, mengingat hingga saat ini masyarakat minoritas (disabilitas) jumlahnya cukup besar. Mereka menurut Octalina, masih sulit mengakses hak-hak sosial-nya, terutama aksesbilitas terhadap layanan publik,” ujarnya.

img_6589

Salah satu diantara kegiatan yang dilakukan di Lembaga LINGSOS. (Foto.Dok.Lingsos/Kertaning Tyas)

Octalina menjelaskan, untuk dapat mengakomodir aspirasi seluruh peserta, pertemuan ini akan menggunakan dua bahasa : lisan dan isyarat. “Satu bahasa (isyarat) akan disampaikan oleh relawan Akar Tuli,” tambahnya.

Disebutkan, telah bergabung dalam forum ini selain Perkumpulan LINKSOS, juga ada sejumlah lembaga lain, diantaranya Komunitas Rumah Sahabat (KRS), Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN) Malang, Aksi Arek Tuli (Akar Tuli) Malang, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Malang, LBH DISABILITAS, Koperasi Satu Jiwa (KOSAJI) Malang, Lawang Rescue, PPRBM Bhakti Luhur, Shining Tuli Kota Malang dan IPC Kabupaten Jombang.

Pada pertemuan ini, menurut Octalina, akan melibatkan peserta dari dalam dan Malang Raya. Diantaranya akan hadir pula dari  lintas daerah di Jawa Timur dan provinsi lainnya yang berminat. “Melalui kegiatan ini, terutama peserta dari luar Malang Raya, ke depan akan dapat menjadi leader dan ispirasi pergerakan serupa, di wilayahnya masing-masing,” harapnya.

Menurut Octalina, forum ini terbuka bagi masyarakat luas yang peduli. “Silakan untuk bergabung dalam kegiatan ini. Kita terbuka bagi siapapun,” tegasnya.

KONTRIBUTOR : KERTANING TYAS (MALANG)  | EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster