BLH MUARA ENIM INGIN MENGUBAH SAMPAH JADI BERKAH

9 total views, 3 views today

TANJUNG ENIM | KSOL – Guna mewujudkan lingkungan bersih dan sehat di Kabupaten Muara Enim Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Muara Enim, Kamis (8/9/16), menggelar sosialisasi produk hukum dari ‎peraturan daerah (Perda) Kabupaten Muara Enim Nomor 12 Tahun 2015 tentang pengelolaan sampah.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sarana Tehnis Balai Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Muara Enim, Wincik SH mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya dalam penanganan secara komprehensif dan terpadu terhadap sisa kegiatan manusia sehari-hari atau proses alam yang berbentuk padat/sampah.

dscn3079

Suasana sosialisasi Perda pengelolaan sampah di Balai Kecamatan Lawang Kidul,Kamis (8/9/16)

Wincik SH menegaskan berkenaaan Perda tentang pengelolaan sampah, maka pemerintah daerah kembali menegakkan aturan terkait pengelolaan sampah guna menekan laju produksi sampah yang terus meningkat.

“Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2015 tentang pengelolaan sampah sudah mengatur itu. Hanya memang selama ini dalam tahap implementasinya di lapangan yang kurang. Untuk itu peraturan ini kita sosialisasi kepada masyarakat luas untuk di ketahui dan di patuhi,” ujarnya.

Dikatakannya, semakin hari timbulan sampah semakin banyak dan menimbulkan ‎persoalan, terutama dapat merusak lingkungan. Kedua kata dia, dapat mengakibatkan menurunnya derajat kesehatan atau menimbulkan penyakit.

“Nah, dengan Perda no 11 dan 12 ini kita harapkan sampah itu kita ubah. Selama ini sampah tersebut dapat menimbulkan bencana. Namun ke depan kita usahakan bagaimana sampah tersebut dapat menjadi sumber barokah atau bernilai ekonomis,sebagai sarana ekonomis bagi rakyat, dengan jalan pengelolaan sampah,” terangnya.

“Pertama sampah tersebut kita pilah, yang mana yang bisa dibikin pupuk, kita bikin pupuk. Yang bisa di manfaatkan, kita manfaatkan kembali. Kedua kita membentuk suatu bentuk organisasi ekonomi rakyat seperti keberadaan bank sampah,” tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya keberadaan bank sampah tersebut, dapat menyerap tenaga kerja dan menghasilkan sumber ekonomi bagi masyarakat dengan memanfaatkan limbah sampah rumah tangga untuk dijadikan hal yang bermaafaat.

”Masyarakat peduli sampah ada yang sudah menjadi bank sampah, ada yang sudah memanfaatkan menjadi kerajinan rumah tangga. Seperti yang kita sama-sama lihat ini, tas yang terbuat dari hasil plastik bungkus minyak makan ini dapat di manfaatkan. Jadi kegiatan ini sifatnya sosialisasi,” jelasnya.‎

Peserta acara ini 150 orang, terdiri dari perwakilan masyarakat Kecamatan Tanjung Agung dan Lawang Kidul dari berbagai profesi. Diantaranya, unsur pemerintahan setempat, seperti kades dan lurah, anggota BPD, ibu-ibu TP PKK desa dan kelurahan, pemuka agama dan masyarakat peduli sampah. Hadir pula bagian penegakan Perda  Satpol PP Kabupaten Muara Enim, BLH dan Kecamatan Lawang Kidul.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN, REPORTER RGBA FM | EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com