Keputusan Pilkades Manual Sudah Lalui Berbagai Pertimbangan

 137 total views,  3 views today

EMPAT LAWANG | KSOL – Keputusan bersama bahwa pemilihan kepala desa (Pilkades) gelombang ke 2 Empat Lawang akan dilakukan dengan sistem manual, sudah melalui berbagai pertimbangan matang. Baik itu secara tekhnis, yuridis, saran dari para tokoh masyarakat dan terutama pertimbangan pembiayaan atau anggaran.

Ketua Komisi I DPRD Empat Lawang, Makmun mengakui, pihaknya terus berkoordinasi BPMPD selaku leading sector, selain itu juga mendengar masukan dari para camat, tokoh masyarakat serta para pjs kades yang akan melaksanakan pilkades. Nah, melalui beberapa pertimbangan, tentu Komisi I pada intinya berupaya agar pilkades gelombang ke 2 bisa terlaksana dengan baik, entah itu sistem e voting ataupun manual.

Makmun, Ketua Komisi I DPRD Empat Lawang

Makmun, Ketua Komisi I DPRD Empat Lawang

Namun, melalui pertimbangan tadi, pilkades gelombang ke 2 disepakati bersama akan dilakukan secara manual. Mengingat, kondisi alat e-voting kurang, selain itu juga akan dibutuhkan dana yang besar untuk pengamanan serta pelatihan panitia pelaksana terkait pelaksanaan e-voting tersebut. “Desa yang ikut pilkades gelombang kedua ini sebanyak 42 desa 102 tps. Alat kita cuma ada 42. Masih kurang 60 alat lagi. Kemudian pelatihan dari tingkat panitia dan desa. Pengamanan juga yang berlipat. Dana yang besar dibutuhkan untuk pelaksanaan e-voting itu,” ungkap Makmun, kemarin (5/9/2016).

Setelah dilakukan perincian, jelas Makmun, jika melaksanakan pilkades sistem e voting, membutuhkan biaya besar sekitar Rp 1 Minyar. “Dana sebanyak itu sangat tidak elok dilaksanakan, melihat kondisi keuangan daerah dan pusat saat ini. Jangankan masalah pilkades, gaji saja akan tertunda kalau kita melihat kondisi keuangan,” jelasnya.

Politisi Partai Persatuan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini mengatakan, Komisi I DPRD Empat Lawang yang membidangi mengenai pilkades ini tidak pernah menutup mata terkait pelaksanaan kembali ke manual. Dan juga komisi I tidak serta merta mengamini usulan dari BPMPD selaku leading sector pelaksanaan pilkades. Namun, keputusan kembali secara manual itu diambil secara bersama. Dengan pertimbangan kondisi keuangan yang tidak memadai dan kelengkapan alat yang belum cukup.

“Kita lakukan sharing , kita berikan pendapat, kita terima masukan, kita berulang-ulang bahkan setiap minggu kita panggil. Setiap tokoh masyarakat dimintai pendapat. Kita mintai masukan. Dalam rangka perda khusus pilkades ini. Terutama masalah e votingm juga. Jadi betul-betul kita proaktif. Kalau memang hasilnya tidak maksimal, itu bukan karena kinerja. Tapi karena memang kondisi anggaran yang tidak memadai,” jelasnya lagi.

Makmun mengajak, semua elemen masyarakat mendukung pelaksanaan pilkades gelombang ke 2 Empat Lawang. Jangan memandang kebijakan hanya dari segi politis, tapi lebih realistis melihat sisi tekhnis, yuridis dan penganggaran. “Apapun sistem pelaksanaannya, tidak ada kemunduran dalam suatu demokrasi,” ujarnya.

Pelaksanaan secara manual juga tidak berlaku untuk selamanya. Sebab, pada pilkades gelombang ketiga nanti, Makmun menuturkan pihaknya tengah merencanakan akn dikembalikan ke tahapan e-voting. Hal itu karena di gelombang ketiga nanti, Desa yang mengikuti Pilkades lebih sedikit.”Prospek e voting selama ini bagus, demokrasi semakin cagih. Tapi kami akui tidak bisa dilaksanakan digelombang kedua ini, kami minta maaf karena memang kondisi keuangan tidak memadai. Tapi mudah-mudahan di gelombang ketiga nanti mampu dilakukan pilkades secara e-voting,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala BPMPD Empat Lawang, Alhumaidi Saman membenarkan, bahwa hasil rapat bersama, melibatkan Komisi I DPRD, BPMPD, para camat, pjs kades yang akan melaksanakan pilkades, disepakati pilkades gelombang ke 2 sistem manual. Hal itu berdasarkan pertimbangan bersama, baik itu secara tekhnis dan kondisi anggaran. Selain itu, berdasarkan masukan dan saran dari tokoh masyarakat di Empat Lawang. dan dijadwalkan November 2016 mendatang. “Mari kita dukung bersama, agar pelaksanaan pilkades gelombang ke 2 Empat Lawang berjalan aman, kondusif dan profesional,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com