BOP Belum Cair, 80 Unit PAUD di Empat Lawang Terancam Tutup

 316 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG | KSOL – Hampir memasuki triwulan ke 4 tahun anggaran 2016, dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Empat Lawang tak kunjung cair. Akibatnya, sekitar 80 unit PAUD menjerit terancam tutup.

Informasi dihimpun kabarsumatera.com menyebutkan, beberapa bulan terakhir, dana operasional sejumlah PAUD untuk menyelenggarakan pendikan sudah mulai kempas kempis.

“Keinginan dan tindakan kami memajukan pendidikan khususnya di Empat Lawang, seharusnya mendapat support dari pemerintah. Kondisi kami mulai kempas-kempis, makanya kami mengharapkan agar secepatnya BOP dicairkan,” ungkap seorang pemilik yayasan salah satu PAUD yang meminta tidak menyebutkan namanya, Senin (5/9/2016).

Dilanjutkan sumber tersebut, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, BOP tidak pernah terhambat dicairkan. Namun, tahun ini sudah delapan bulan, dana tersebut belum kunjung dicairkan. Akibatnya, operasional mereka juga sedikit terhambat, karena bantuan ini sebagai penunjang kelancaran penyelenggaraan pendidikan. “BOP sangat berarti bagi kami, karena itu penunjang kelacaran penyelenggaraan pendidikan. Bila tersumbat, otomatis juga berpengaruh pada kelancaraan penyelenggaraan pendidikan di PAUD,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, Agusni Effendi melalui Kabid PAUD NI, Rumiyadi ketika dikonfirmasi tak menampik, belum dicairkannya BOP untuk 80 PAUD yang telah memiliki Nomor Pokok Satuan Pendidikan (NPSP) se Kabupaten Empat Lawang ini. Keterlambatan tersebut, dikarenakan BOP dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 600 ribu permurid setiap setahun sekali tersebut masuk di anggaran perubahan.

“Ya, masih menunggu setelah selesai pembahasan APBD-Perubahan, karena walaupun APBN, namun masuk ke kas daerah dulu. Untuk data telah diserahkan ke BPKAD, nanti bila sudah pembahasan, BPKAD langsung mentransfer ke rekening lembaga atau yayasan yang menerima BOP tersebut,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster