BUPATI MUARA ENIM MINTA HASIL RAKOR SEGERA DITINDAKLANJUTI

 509 total views,  2 views today

MUARA ENIM | KSOL—‎ Untuk menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat secara langsung, terutama permasalahan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Kamis (1/9/16).‎

Rakor kali ini yang ketiga kalinya di tahun 2016 dilaksanakan di Wisata Alam Curup Tenang, Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung ‎dalam wilayah zona (dapil V) yang meliputi Kecamatan Semende Darat Ulu, Semende Darat Tengah, Semende Darat Laut, Tanjung Agung, dan Lawang Kidul.

Rakor dipimpin Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Unsur Forkopimda, Wakil Bupati Muara Enim, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Anggota DPRD Dapil V, Sekda, Staf Ahli, Asisten, Inspektur, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian, serta Pejabat Eselon III Lingkup Pemkab Muara Enim, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten beserta pengurus, TP PKK Kecamatan, TP PKK Desa/Kelurahan dalam dapil V, Camat, Kepala UPTD, Kades/Lurah, Ketua BPD/LPMK dan Tokoh masyarakat dalam dapil V, juga Pimpinan BUMN/BUMS di wilayah dapil V Kabupaten Muara Enim.

Tampak Suasana Peserta Rakor Dinas/Instansi Dapil V DiWisata Alam Curup Tenang, Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung,Kabupaten Muara Enim.

Tampak Suasana Peserta Rakor Dinas/Instansi Dapil V DiWisata Alam Curup Tenang, Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung,Kabupaten Muara Enim.

Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar dalam rakor itu memerintahkan, pada seluruh pihak terkait dalam pemerintahan harus dapat menindak lanjuti dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Muara Enim, khususnya untuk 5 (lima) kecamatan, (Lawang Kidul, Tanjung Agung, Semende Darat Laut, Semende Darat Tengah dan Semende Darat Ulu.

“Saya minta setelah rakor ini, semua permasalahan yang telah disampaikan untuk dapat ditindak lanjuti dan dievaluasi,” tegas Muzakir.

Dikatakan Muzakir, ‎Rakor ini merupakan agenda setiap tahun yang sangat diperlukan. Tujuannya agar ada peningkatan pelayanan publik, baik dalam hal koordinasi terhadap permasalahan, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan dapat terselesaikan. Targetnya, untuk mewujudkan visi dan misi Pemkab Muara Enim.

“Artinya mengkoordinasikan permasalahan-permasalahan, baik kegiatan yang sedang berjalan, kegiatan sedang direncanakan ke depan dan kemudian 3 bulan selanjutnya kembali di evaluasi,” terangnya.

“Ya mengevaluasi itu, apa-apa yang sudah di tindak lanjuti, apa-apa yang masih belum. Disamping itu, kita menela’ah masalah finansial keuangan. Tapi paling tidak kan ajang pertemuan setiap 3 bulan sekali ini untuk mempererat silahturahmi. Jalinan dan rutinitas dengan tujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan,” tambahnya.‎

Diketahui dalam rakor sebelumnya, ada lima kecamatan yang masuk dalam pembahasan di kegiatan. Lima kecamatan memaparkan  permasalahan yang ada di 5 kecamatan secara berurutan. Dari paparan permasalahan ini diharapkan dapat dilakukan pemecahan permasalahan dan tindak lanjut.

Salah satunya, untuk kecamatan Lawang Kidul memaparkan permasalahannya diantaranya, masih adanya HGU perkebunan yang masih tumpang tindih dengan tanah milik masyarakat, pedagang buah di tengah jalan aspal di Pasar Baru Tanjung Enim, Masih adanya mobil angkutan batu bara yang melalui jalan raya Tanjung Enim pada jam sibuk. Kemudian rehab puskesmas yang terkendala lahan milik PT BA. ‎Tanah Longsor di badan sungai Desa Lingga, Belum adanya bangunan poskeskel dan lain sebagainya.

Pada Rakor ini semua kecamatan memaparkan permasalahannya yakni, dari Bidang Pemerintahan dan Kesra, Bidang Perekonomian dan Pembangunan SDA dan Bidang Administrasi Umum.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakor sekaligus Kabag Tapem Maizal Kasran, S.Sos, M.Si menuturkan, berdasarkan hasil rumusan dan kesimpulan dari rakor kali itu, jelas sesuai dengan perintah bupati agar segera ditindaklanjuti dan dievaluasi, agar pelaksanaan pelayanan publik dan mewujudkan visi dan misi Pemkab Muara Enim Sehat Mandiri Agamis dan Sejahterah (SMAS) dapat berjalan maksimal.‎

“Ya kita segera tindak lanjuti dan melakukan evaluasi dari hasil rakor di lima kecamatan ini. Nanti, terakhir akan melakukan rakor di Kecamatan Lubai dan kecamatan lain di sekitarnya,” jelas Maizal.‎

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN | EDITOR : T PAMUNGKAS





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster