Dana Desa Jangan Hanya Membangun Jalan Setapak

 77 total views,  3 views today

EMPAT LAWANG | KSOL – Pembangunan infrastruktur melalui dana desa, seharusnya tidak terfokus hanya jalan lingkar rambat beton (Jalan setapak). Pemerintah desa, diminta lebih kreatif menentukan skala prioritas kebutuhan infrastruktur desanya.

Demikian disampaikan Camat Tebing Tinggi, Syafei Marzuki melalui Sekcam, Umar Hasan, disela penandaan titik nol jalan lingkar desa Tanjung Kupang Baru, Kamis (1/9/2016).

Dana desa 2016, kata Umar, sebagian besar hanya membangun jalan setapak. “Tahun depan coba dianggarkan ke pembangunan fisik lainnya. Oke tahun ini, tolong dijaga infrastruktur yang sudah dibangun,” katanya seraya mengingatkan, masyarakat, jika jalan setapak sudah selesai dibangun supaya dirawat dengan sebaik mungkin, karena jalan ini merupakan aset desa. “Kalau aset desa berarti aset kecamatan, aset kecamatan otomatis aset kabupaten, harus dirawat dan dijaga bersama-sama demi kepentingan masyarakat desa ini sendiri,”imbaunya.

Sementara itu, Kades Tanjung Kupang Baru, Kurini menjelaskan, jalan lingkar dibangun melalui dana Desa 2016 direncanakan sepanjang 1.134 meter dan lebar 1.5 meter. “Kita targetkan 40 hari selesai,” ujarnya.

Pembangunan Jalan lingkar desa, imbuhnya, dilakukan secara swakelola melibatkan semua elemen masyarakat mulai dari pekerjaan hingga pengawasan. Karena dikerjakan secara swakelola, mulai dari material, pembangunan kita libatkan masyarakat setempat. “Untuk tukang, kepala tukang kita ambil dari masyarakat setempat dan nanti akan kita bagi  beberapa kelompok secara bergantian” katanya.

Kurini berharap, dengan adanya pembangunan jalan lingkar desa ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi masyatakat. “Selama ini kalau hari hujan jalan menjadi becek tidak bisa dilalui, nantinya bisa dilalui, belum lagi pertumbuhan ekonomi juga meningkat,”tukasnya.

TEKS : ARI : | EDITOR : SAUKANI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com