Dandim 0405 Siap Jadikan Empat Lawang Jadi “Zero Asap”

 190 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG | KSOL — Walaupun hujan masih mengguyuri sejumlah wilayah di Sumatera Selatan termasuk Kabupaten Empat Lawang. Tetapi, perlu disadari saat ini telah memasuki el nino atau masa pergantian menuju kemarau. Cuaca panas juga mulai dirasakan masyarakat.

Dengan demikian, berdasarkan pengalaman yang terjadi pada tahun sebelumnya, kondisi seperti ini perlu diwaspadai terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Baik memang terjadi akibat kelalaian manusia itu sendiri, maupun akibat faktor lainnya.

Oleh sebab itu, Komandan Komando Militer (Dandim) 0405, Letkol CZI Srihartono mengatakan, pihaknya siap untuk menjadikan wilayah Empat Lawang yang merupakan kawasan militernya untuk terhindar dari asap alias zero asap sesuai yang diserukan Presiden RI. “Kami siap, beberapa upaya juga telah dilakukan,” ujar Dandim.

Adapun upaya antisipasi karhutla tersebut, Srihartono menjelaskan, berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya. Yang perlu diutamakan yakni upaya prientif dan pripentif yakni upaya pencegahan sebelum terjadi karhutla. “Upaya pencegahan itu, diantaranya yakni dengan membuat spanduk larangan karhutla disejumlah wialayah yang ada,” katanya lagi.

Kemudian, untuk daerah gambut, Korem 044 Garuda Dempo sudah ciptakan mikro organisme untuk merekatkan tanah. Sehingga, tanah yang rongga-rongganya besar dapat menyempit , sehingga oksigen didalam lahan gambut berkurang. Dengan begitu dapat mencegah kebakaran di lahan tersebut. “Kebakaran itu terjadi karena ruang oksigen yang cukup besar, namanya bius 44, ini sudah di tebar di Banyuasin, oi dan oki yang memang rawan kebakaran. Kalau lahan kita ini tidak terlalu rawan, tapi tetap akan kita tebar bagi masyarakat yang membutuhkan lahan,” tutur dia.

Zat itu semacam pembunuh rumput tanpa membakar lahan. Yang diciptakan Korem 044 garuda Dempo, dan akan disebar luaskan oleh Kodim yang ada guna antisipasi pembakaran lahan dan hutan.”Besok atau lusa saya sendiri akan berangkat menanyakannya, dan akan di bagikan kemasyarakat. Jadi masyarakat kalau memang sulit untuk lahan pertanian tidak mesti membakar semak-semaknya itu, jadi nanti akan kami bantu dengan memberikan semacam zat untuk membasmi rumput semak-semak tadi,” imbuhnya.

Selain itu, Dandim 0405 ini juga menegaskan, pihaknya tidak segan-segan bagi siapa saja yang membakar lahan dan hutan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Hal itu mengacu pada perintah presiden yang menginginkan 2016 zero asap. “Asap ini dampaknya kemana-mana, termasuk juga ke bidang ekonomi. Mungkin api nya tidak berimbas, tapi asapnya itu yang membahayakan,” tukasnya.

TEKS/FOTO SAUKANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster