Kota Muara Enim Di Kepung Banjir, Polres Muara Enim Turunkan Timsar Evakuasi Warga

 214 total views,  2 views today

MUARA ENIM, KSOL – Hujan deras yang mengguyur Kota Muara Enim‎ dan sekitarnya sejak Minggu pagi (17/4/16) kemarin, hingga menjelang siang hari membuat beberapa anak Sungai Lematang yang membelah Muara Enim, Sumatera Selatan meluap. Akibatnya puluhan rumah warga disapu banjir. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian di taksir puluhan juta rupiah.

Dalam kejadian tersebut, Tim SAR Polres Muara Enim, dipimpin Kasat Sabhara, bersama para Kanit, Babinkamtibmas, Anggota Sat Sabhara (Baja) dan Pers Polres Muara Enim, langsung membantu serta mengevakuasi masyarakat korban banjir dengan menggunakan perahu karet (lefh gart).

Timsar Polres menyusuri lokasi banjir dengan kedalaman air mulai satu mater sampai tiga meter. Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK, M.Si melalui Kasat Sabraha Sutrisman SH di dampingi Kasubbag Humas Iptu Arsyad AR kepada Reporter RGBA FM, ‎Minggu (17/4/16), mengatakan saat terjadinya banjir situasi kamtibmas aman dan timsarnya turun langsung melakukan evakuasi terhadap warga terutama para lansia, ibu-ibu dan anak-anak.

“Ya ada 27 kepala keluarga (KK), yang berlokasi di Jalan RA Kartini RT/RW 04/02 Kelurahan Pasar 2 kota Muara Enim,”ujarnya di sela evakuasi.

Pantauan langsung di lokasi, terlihat kondisi air akibat hujan lebat yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB membuat anak sungai yang bermuara ke Sungai Enim dan Lematang diantaranya anak Sungai Pelawaran di Kelurahan Muara Enim dan Sungai Grojokan yang melintas di Kelurahan Pasar III Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim menjadi meluap.

Meluapnya anak sungai tersebut membuat puluhan rumah penduduk khususnya yang berada di pinggir sungai terendam setinggi 70 cm. Akibatnya beberapa perabotan, surat menyurat seperti ijazah sekolah dan perlengkapan lain terkena sapuan air yang datang secara tiba-tiba.

Hujan lebat yang disertai petir tersebut juga membuat beberapa ruas jalan , perkantoran dan pintu gerbang sekolah ikut terendam banjir. Beberapa warga yang berhasil di konfirmasi mengatakan bahwa banjir tersebut sudah merendam rumahnya dan beberapa peralatan penting.

Kutubul Haus, salah satu warga yang rumahnya terendam mengatakan, kejadian yang merendam rumahnya tersebut baru kali ini terjadi. Penyebabnya hujan lebat yang mengguyur sejak pagi membuat sungai meluap karena kondisinya menyempit.

Tubul berharap kiranya pemerintah setempat dapat memberikan solusi terbaik sehingga tidak terjadi lagi. Sementara pasca banjir hingga Senin (18/4/16), warga disibukan dengan membersihkan rumah dan peralatan rumah tangga, hingga kendaraan motor yang ikut terendam banjir.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster