Heboh, 7 Warga Tewas Seketika, 5 kritis Akibat Disambar Petir Saat Teduh Dalam Pondok

 361 total views,  2 views today

MUARA ENIM, KSOL – Saat terjadi hujan deras yang disertai dentuman petir memang tidak dianjurkan untuk kita berteduh atau berdiri baik di bawah pohon besar, gubuk ataupun di pinggir sungai, terlebih lagi saat sedang menggunakan handphone, karena bisa rawan tersambar petir.

Seperti yang terjadi di Desa Pagar Agung Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Minggu pagi (17/4/16) kemarin, sekitar pukul 06.00 WIB. Setidaknya sebanyak dua belas orang tersambar petir secara bersamaan.

Salah satu korban yang selama ‎Rusnani binti Cik Kus (60)

Salah satu korban yang selama ‎Rusnani binti Cik Kus (60)

Akibat peristiwa tersebut sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan lima lainnya terpaksa harus dilarikan menuju Rumah Sakit Bunda Kota Prabumulih, lantaran mengalami luka bakar serius.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun Reporter RGBA FM di lapangan sebelum ditemukan disambar petir sekitar pukul 06.00 WIB ke-12 korban yang di ketahui satu keluarga besar tersebut sedang sarapan pagi dibawah guyuran hujan. Nah, saat sedang asik menyantap sarapan tiba-tiba petir menyambar gubuk (pondok,red) yang kemudian seketika ikut menyambar tubuh para penghuni gubuk.

Akibatnya lima orang dari dua belas warga Desa Pagar Agung Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bunda Kota Prabumulih. Sementara tujuh korban lainnya tewas di tempat. Kelima korban yang dimaksud yaitu, Lukma Hadi (42), beserta kedua anaknya Hafid (9), dan Riska (8), Rusnani binti Cik Kus (60), dan Rilly (40). Sedangkan untuk ketujuh korban yang meninggal dunia yaitu, M Pawi bin Rusnani (60), seorang petani beserta empat anaknya yakni Sudomo (36), Susili (40), Darius (45),Hendro Saputra (34), dan dua cucunya yakni Pekin binti Darius (8) dan Dunan bin Sudomo (8).

Ruswadan kepala Dusun 3 Desa Pagar Agung (baju kaos biru,red) saat di wawancarai

Ruswadan kepala Dusun 3 Desa Pagar Agung (baju kaos biru,red) saat di wawancarai

Warga sekitar yang melihat asap mengepul dari dalam gubuk kemudian membawa korban yang dalam keadaan sekarat menuju ke rumah sakit. Sedangkan korban yang meninggal langsung dibawa ke rumah duka.

Ruswadan, Kepala Dusun 3 Desa Pagar Agung saat ditemui di RSUD Bunda Prabumulih mengatakan para korban sudah berangkat ke kebun sejak kemarin sore dan menginap karena berencana mau gotong royong bersama memanen padi.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK, MSI melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Indra Kusuma didampingi Kasubbag Humas Iptu Arsyad AR kepada Reporter RGBA FM, Senin (17/4/16), membenarkan adanya 12 orang warga Desa Pagar Agung Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim yang tersambar petir pada minggu pagi kemarin. Dijelaskannya, ke 12 orang tersebut tersambar petir saat sedang berteduh di dalam pondok milik korban M Pawi, yang saat kejadian kondisi hujan deras di sertai petir.‎

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster