Tahun Buku 2015, PTBA Bagikan Deviden Sebesar Rp 611 Miliar

 294 total views,  2 views today

JAKARTA, KSOL – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), PTBA‎ Tbk yang berlangsung di Ballroom JS Luwansa Hotel And Covention Center, Jakarta (14/4/2016), selain mengumumkan susunan Jajaran Direksi dan Komisaris, juga membagi-bagikan dividen tunai sebesar Rp 611 miliar atau Rp 289,73 per saham untuk tahun buku 2015.

Menurut Sekretaris Perusahaan PTBA‎ Joko Pranomo, jumlah dividen tunai yang dibagikan itu merupakan 30 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2015, sebesar Rp 2,04 triliun. Perolehan laba bersih tersebut lebih tinggi 9,30 persen dibanding perolehan laba tahun 2014 sebesar Rp 1,86 triliun.

IMG20160414155422(1)Sementara diluar pembelian Batubara sebesar 1,46 juta ton, volume produksi naik 18 persen atau menjadi 19,28 juta ton dibanding tahun sebelumnya 16,37 juta ton. Untuk volume penjualan tercapai 19,10 juta ton atau naik enam persen dibanding volume penjualan sebelumnya sebesar 17,96 juta ton.

Dijelaskan Jokowi untuk menghadapi tekanan dari penurunan harga batubara perusahaan mengambil langkah strategis dengan melakukan efisiensi di berbagai lini berupa optimasi sistem penambangan dengan elektrifikasi peralatan tambang yaitu menggunakan tenaga listrik sendiri dan mengakuisisi perusahaan jasa penambangan untuk meningkatkan volume swakelola bagi operasional penambangan.

Dari berbagai efisiensi yang dilakukan maka pada tahun2015 PTBA berhasil menekan biaya produksi sebesar 10% atau 356.866 ‎per ton dibandingkan tahun lalu 394.784 ton,”ungkapnya.‎

Dikatakan Joko, Untuk tahun 2016 ini merencanakan penjualan batubara sebesar 29,17 juta ton Hotel naik 51% dibagi penjualan tahun sebelumnya sebesar 19,10 juta ton.

Sementara untuk triwulan 120616‎ ‎perusahaan memperoleh angka penjualan sebesar 5,24 juta ton. Hotel naik 14% dibanding periode sebelumnya yaitu 4,57 juta yang terdiri dari 2,91 juta ton atau 50% untuk pasokan domestik dan 2,32 juta ton atau 44% sisanya untuk pasar ekspor.

Sedangkan pada bagian angkutan masal kereta api dari lokasi tambang menuju pelabuhan Tarahan Bandar Lampung dan Kertapati Palembang pada triwulan 1 2016 ‎tercatat sebesar 4,28 juta ton atau naik 19% dibanding tahun sebelumnya sebesar 3,59 juta ton.

Dengan melihat infrastruktur PTBA dari hulu di lokasi tambang hingga hilir di pelabuhan dam dermaga, tambah Joko, PTBA optimis bisa memenuhi target tersebut.
TEKS / FOTO  : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster