Wartawan di Muara Enim Kecewa, Penyelenggaraan “Positive Journalism” Terkesan Amburadul

 235 total views,  2 views today

MUARA ENIM, KSOL – Penyelenggaraan Dialog dan Audiensi Bupati Muara Enim Bersama Insan Media Pers di Kabupaten Muara Enim tahun 2016 membuat kecewa para jurnalis.

Pada acara yang mengambil tema “Positive Journalism” dinilai beberapa wartawan terkesan amburadul dan tidak mengcover dari seluruh wartawan media. Akibatnya, beberapa wartawan di Muara Enim pun merasa kecewa atas sikap panitia penyelenggara.

Dirmanto, salah satu wartawan media on line Kabar Palembang.com yang bertugas di Muara Enim merasa mengaku kecewa berat terhadap sikap panitia, yang dalam hal ini leading sektor nya adalah Humas Muara Enim.

Menurutnya, seharusnya humas Pemkab Muara Enim harus mengcover semua media di Muara Enim. Tapi yang terjadi terkesan pilah-pilih media yang menurut mereka kenal dan ada kedekatan emosional.

Sementara, Manto, yang ia ketahui pada kegiatan itu justru banyak melibatkan (mengundang), wartawan dari luar Kabupaten Muara Enim dan pimpinan media dari kota Palembang. Akan tetapi, ironisnya wartawannya yang ditugaskan di Muara Enim masih ada yang tidak diundang. Padahal menurutnya, mereka dalam keseharian menghimpun berita di Muara Enim. Tapi mengapa mereka dilewatkan begitu saja dan tidak mendapat undangan?

“Kita kan sudah sama-sama tahu dan kenal. Saya menghimpun berita sudah sangat lama di Muaraenim bukan orang baru. Masa saya dan beberapa wartawan lain tidak dapat undangan. Jangankan sambutan hangat, yang saya terima malah muka masam panitia. Bahkan nama dan media saya tidak ada dalam list undangan,” ujar Dirmanto kepada Reporter RGBA FM, di jumpai di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim tempat berlangsungnya kegiatan,Selasa (15/3/16).

Sementara Andi Regen, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Muara Enim yang baru terpilih berharap kepada Humas Pemkab Muara Enim ke depan agar dapat selektif di dalam mengakomodir insan media di Muaraenim dalam setiap kegiatan.

Senada dengan itu, Hijazi SP, Ketua Komunitas Jurnalis Muaraenim (KJM) menyayangkan kepada pihak panitia dalam hal ini Humas Pemkab Muara Enim yang tidak mengakomodir wartawan yang bertugas di Muara Enim secara keseluruhan. Hijazi pun menilai kegiatan kali ini amburadul.

“Ini acara jelas amburadul. Seharusnya yang di utamakan adalah wartawan di Muaraenim. Sebab wartawan disinilah yang tahu persis dengan keadaan Muara Enim,” tegasnya.

Menyikapi adanya kehadiran wartawan dari Palembang, ia berpendapat sepenuhnya adalah kebijakan dari Kabag Humas Pemkab Muaraenim, yang secara selektif harusnya dapat menilai peran media di sana.

Saat berita ini di turunkan, belum ada klarifikasi dari Kabag Humas dan Protokol Pemkab Muara Enim, H Rinaldo SSTP. Ketika coba dihubungi dua kali, handphonenya tidak aktif. Dari Ponselnya hanya terdengar suara operator: “maaf nomor yang ada hubungi sedang tidak aktif dan diluar jangkauan, cobalah beberapa saat lagi”

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster