Sambut GMT, Masjid dan Musholah di Empat Lawang Ramai

 240 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KSOL – Fenomena gerhana matahari total (GMT), disambut penuh makna oleh sebagian besar masyarakat Empat Lawang. Selain beberapa titik tempat kumpul menyaksikan fenomena alam itu, sejumlah masjid dan musholah pun ramai para jema’ah sholat gerhana.

Pantauan kabar sumatera, Rabu (9/3/2016), sejak pukul 06.30 WIB warga bwerkumpul di sejumlah titik lapangan, jalan, jembatan. Tak sedikit juga lebih memilih berkumpul di masjid atau musholah, melaksanakan sholat gerhana berjama’ah. Meskipun tidak ada agenda resmi dari pemkab Empat Lawang, antusias warga untuk melihat langsung, mengabadikan dan memanfaatkan momen GMT untuk berdo’a dan meningkatkan keimanan sangat tinggi.

Seperti di lingkungan komplek Griya Tebing Pratama (GTP) Talang banyu, Tebing Tinggi, puluhan waega menggelar shalat berjama’ah di musholah kushalah alkahfi, pukul 07.30,WIB. Tidak hanya itu, sebelum shalat dilaksanakan sebagian masyarakat menyaksikan langsung pristiwa gerhana matahari dipalataran mushalah.

‪Meskipun dengan perlengkapan seadanya, hal ini nampak dinikmati,maklum fenomena seperti ini langka dan pantas di abadikan.

‪Ùstad Sirojudin, dari Kantor Kementrian Agama (Kemenag) yang mengimami shalat gerhana warga GTP, dalam tausianya  mengaku bersyukur bisa menyaksikan peristiwa langka gerhana matahari. Makanya, ia mengajak masyaakat memetik hikma, dengan mengakui kekuasaan Allah maha besar dan pristiwa ini adalah bukti kebesrannya bukan pula penomena gerhana ada kaitannya dengan kematian dan kelahiran. “Kita ambil hikmanya saja, Allah maha besa dan atas kehendaknya peristiwa ini terjadi,” ajak Ustad Sirojudin.

‪Selanjutnya, Sirojudin juga mengajak masyarakat banyak berdoa, berzikir beristigfar dan amalan baik lainnya seperti bersedejah selama gerhana matahari berlangsung. Yakin lah allah SWT tidak tidur dan mengetahui amalan baik yang dilaksanakan hambahnya.”alhamdulillah warga GTP gelar doa dan shalat berjemaah,”tutupnya.

‪Sementara Edy selaku ketua Rt 02 kelurahan Tanjung Kupang mengaku, shalat gerhana dilaksanakan secara spontan oleh warga, terutama pengurus mushalah namun alhamdulillah di ikuti banyak warga.” Selain ibadah momen ini juga ajang silaturahmi dan kegiatan positif warga GTP,”kata Edy.

Senada itu, Ahmad (36) jema’ah masjid Jamik Tebing Tinggi, mengaku sangat senang bisa melaksanakan sholat gerhana berjama’ah. Selain memanjatkan do’a, fenomena GMT merukapan bukti kebesaran Allah yang harus diyakini sebagai umat Islam. “SubhanAllah, semoga kita semua mendapat berkah dari Allah. GMT bukan hiburan, tapi peringatan dari kebesaran Nya,” tukasnya.

TEKS / FOTO : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster