Maksud Hati Berburu Rusa, Tapi Teman Sendiri Tertembak, Erlan Tewas di Lokasi

 1,109 total views,  2 views today

MUARAENIM, KSOL – Malang nian,nasib Erlan ‎bin Matasan (30), seorang petani warga Kampung 1 Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan. Bagaimana tidak? Saat sedang asik berburu rusa, malah tewas tertembak tidak sengaja oleh temannya sendiri yang terjatuh. Bagaimana ceritanya sampai korban bisa tertembak? Berikut laporan yang berhasil di himpun di lapangan.

Barang Bukti senjata kecepak yang menewaskan Erland

Barang Bukti senjata kecepak yang menewaskan Erland

Sore itu, Minggu (28/2/16), sekitar pukul 16.00 sore WIB, korban Erlan dan kawan-kawan hendak pergi berburu Rusa di kawasan ‎Batu Keras Desa Suban Jeriji Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.

Sedikitnya 6 (enam) pucuk senjata api lars panjang ilegal jenis kecepek mereka bawa. Pada saat menuju lokasi, tepatnya di tengah hutan, mereka berjalan berbaris beriringan dan korban tepat berada pada posisi paling depan.

Lalu entah kenapa, tiba-tiba saja pelaku Sudianto bin Syamsuddin terjatuh dan senjata  meletus secara reflek hingga mengenai dada dan bagian belakang tengkorak kepala korban, hingga korban langsung terjatuh dan tidak dapat ditolong lagi. Korban tewas di TKP. Pelaku dan kawan-kawan lain langsung menyerahkan diri ke Polsek Rambang Dangku. Sedangkan korban dibawa ke RS Umum untuk di lakukan otopsi.

Korban, Erland sedang diperiksa di RSU Muaraenim

Korban, Erland sedang diperiksa di RSU Muaraenim

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK, M.Si melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Naziruddin SH‎ dan di dampingi Kasubag Humas Iptu Arsyad AR kepada Reporter RGBA FM, Senin (29/2/16) membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dikatakanya, Tindak pidana yang di lakukan pelaku dikarenakan lalai, hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Berdasar Pasal 359 KUHP yang menyebutkan; memiliki, menguasai dan menggunakan senjata api ilegal jenis kecepek(locok), akan di ancam dalam pasal 1 ayat 1 UU Darurat No.12 tahun 1951, tentang senjata api.

Saat ini pelaku bersama rekan-rekan lainnya; Ibnu, Hengki Irawan,Efriyadi, Andika Sulaiman, Ferdianto dan Hendri Saputra, serta barang bukti (BB) sebanyak 6 pucuk senjata api lars panjang, sudah diamankan Polsek Rambang Dangku. Hal ini dilakukan guna penyidikan lebih lanjut, sesuai hukum yang berlaku.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster