Ada Potongan Pencairan SKPD, Plt Bupati: Itu Kan Isu “Bohong”

 317 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KSOL – Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah menegaskan, sistem pencairan dana satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tidak ada kendala.

Terkait informasi adanya deal-deal pencairan dana oleh pihak terkait dalam hal ini badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD), H Syahril memastikan itu semua tidak benar (bohong). “Itu kan isu, bohong. Jika ada kendala tentu kepala SKPD akan melapor,” tegasnya, Jum’at (4/3/2016).

Namun, Syahril tak menampik, beberapa hari terakhir ia pun mendapatkan informasi tersebut, ia pun segera melakukan kroscek terkait kebenarannya. Bahkan sudah ia juga dengar saat rapat koordinasi dengan segenap SKPD. Makanya, ia meminta, agar sistem pengelolaan keuangan dan penerapan anggaran di setiap SKPD Empat Lawang berjalan sesuai ketentuan.

Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah

Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah

Kedepan, ia berharap semua kepala SKPD dan jajaran bisa menjalankan tugas dengan baik dan sesuai aturan. Jika memang terbukti ada yang melakukan deal-deal dalam pencairan anggaran, tentu ada sanksi tegas. Apalagi kalau itu mengatasnamakan Plt bupati yang meminta uang potongan, tida benar itu. “Saya tidak pernah memerintahkan pemotongan anggaran SKPD melalui BPKAD. Kalau ada kita sanksi tegas. Namun sampai saat ini, belum ada bukti dugaan pungli di BPKAD itu,” tegasnya.

Informasi dihimpun kabar sumatera menyebutkan, beberapa hari terakhir mencuat informasi dugaan terjadi pungutan liar (pungli) dalam sistem pencairan dana di DPKAD Empat Lawang. Kondisi ini pun menuai keluhan dari sejumlah pejabat SKPD dan kontraktor, karena merasa dirugikan jika ada pengeluaran dana diluar ketentuan.

Tidak diketahui, berapa besaran deal-deal dana untuk memperlancar pencairan tersebut. Jika tidak maka Surat perintah Pencairan Dana (SP2D) dinas yang tidak mau melakukan deal-dealan akan ditunda prosesnya.

“Kalau ingin lebih cepat mencairkan dana SKPD harus deal-dealan terlebih dahulu, kalau tidak maka pencairan akan ditunda,” cetus sumber koran ini, menolak disebutkan namanya.

Namun, beberapa sumber lain tidak sependapat jika disebut terjadi deal-deal dalam proses pencairan di BPKAD Empat Lawang. Sebab, dalam pengajuan pencairan dana sudah sesuai prosedur. Jika pun ada uang pemberian, itu hanya ucapan terima-kasih karena sudah dibantu mengurusi berkas pencairan, dan tidak menjadi persoalan. “Dak pernah ado deal-deal, paling cuma ngasih uang terima kasih sewajarnya saja. Itupun kami ikhlas karena sudah dibantu dalam proses pencairan. Sebab dalam pemberkasan kadang kami ada kurang mengerti,” ungkap salah seorang kontraktor di Empat Lawang.

TEKS : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster