Intensitas Hujan Tinggi, Badan Jalan di Semendo Lumpuh Total Akibat Longsor

 240 total views,  2 views today

SEMENDO, KSOL – Seperti yang telah di beritakan sebelumnya sepanjang Bulan Februari hingga Maret diperkirakan intensitas curah hujan masih tinggi.

Baru-baru ini, Senin (22/2/16) sekitar pukul 20.30 WIB, kembali terjadi longsor yang menimpa badan Jalan Raya Desa Kota Padang Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT), Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Sekitar 10 meter jalan tersebut tertimbun ranah dengan ketinggain dari pemrukaan tanah 10 meter. Tak ayal, arus lalu lintas dari Desa Tenam Bungkuk menuju Desa Kota Padang, Gunung Agung, Rekimai Jaya dan Swarna Dwipa lumpuh.

Tampak pihak kepolisian Polsek Semendo bersama warga bahu-membahu bergotong royong menyingkirkan tanah Longsor di Badan Jalan.

Tampak pihak kepolisian Polsek Semendo bersama warga bahu-membahu bergotong royong menyingkirkan tanah longsor di Jalan Raya Desa Kota Padang Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT), Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

BACO BERITA SEBELUMNYO :  FEBRUARI-MARET INTENSITAS HUJAN TINGGI, CAMAT LAWANG KIDUL MINTA WARGA WASPADAI BANJIR DAN LONGSOR

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK, M.SI melalui Kapolsek Semendo AKP Hariyanto di dampingi Kasubag Humas Iptu Arsyad AR kepada Reporter RGBA FM, Selasa (23/2/16) membenarkan  kejadian itu.

Nurtyanto menyebut, pada kejadian itu tidak ada korban jiwa. Dia menyebutkan, diduga longsor terjadi akibat derasnya curah hujan beberapa hari ini sehingga membuat tanah diatas lereng jalan tergerus dan longsor menimpa badan.

Lebih lanjut kata Hariyanto, pihaknya  menurunkan 7 personel yang dilibatkan ‎untuk membantu masyarakat membersihkan tanah longsor agar. Hal itu dilakukan agar semntara, jalan itu bisa dilalui kendaraan roda dua (R2).

‎Untuk membersihkan tanah longsor yang menutup badan jalan tersebut harus menggunakan alat berat, karena tidak bisa kalau hanya mengunakan alat manual seadanya tentu prosesnya akan lamban, sementara masyarakat yang akan beraktivitas jelas akan terganggu,”ungkapnya.

Sampai berita ini di turunkan akses jalan raya tersebut belum bisa dilalui untuk kendaraan roda empat (mobil,red), sehingga arus lalu lintas menjadi tersendat.

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN, REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster