Dana Pusat Tak Ngucur, Dinsos Tetap Gelar Pemeriksaan Penyandang Distabilitas

 389 total views,  2 views today

TANJUNG ENIM, KSOL – Kepala Dinas Sosial, Drs Teguh Jaya, melalui Asep Rahmat SH, Kepala UPT Distabilitas Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima bantuan dana dari pusat terhadap pemeriksaan penyandang distabilitas di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim. Namun dengan anggaran terbatas, pihaknya tetap menggelar acara tersebut.

“Untuk tahun 2016 anggaran akan disesuaikan yang ada. Jika ada kekurangan akan kita usulkan melalui ABT. Karena bantuan dari pusat selama ini belum ada. Untuk wilayah Sumsel ini baru Kabupaten Muara Enim yang membuat program UPSK ini, respon Pemkab untuk penyandang cacat cukup baik,” ujar  Asep dalam program Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) di Balai Kantor Camat Lawang Kidul pekan silam, (19/2/16).

Tampak Suasana Antrian Pemeriksaan Penyandang Distabilitas di Balai Kecamatan Lawang Kidul

Tampak Suasana Antrian Pemeriksaan Penyandang Distabilitas di Balai Kecamatan Lawang Kidul

Asep menambahkan, program yang digagas Pemkab Muara Enim melalui dinas sosial ini sudah berjalan sejak 5 tahun lalu. Pihaknya mengaku menggunakan APBD, meskipun jumlah anggarannya jumlahya masih terbatas. “Kita berharap ke depan untuk kegiatan ini Pemkab dapat meningkatkan lagi, sehingga untuk kebutuhan para penyandang cacat dapat terpenuhi,” harapnya.

Asep menyebutkan, selain memberi perhatian kesehatan kepada para penyandang cacat di wilayahnya, Pemkab Muara Enim juga menyiapkan program ketrampilan khusus bagi para penyandang cacat usia priduktif. Hal ini dilakukan bekerjasama dengan Panti Sosial Bina Daksa Budi Perkasa Palembang. “Bagi yang usianya masih produktif kita berikan ketrampilan khusus supaya mereka bisa mandir,” lanjut Asep.

Sementara itu, Romi Amana Sagita (40), penyandang tuna netra yang berdomisili di Gank Cempaka Desa Lingga Tanjung Enim, sangat menyambut baik program Pemkab Muara Enim melalui Dinsos tersebut. Ia berharap pemerintah dapat terus menperhatikan orang yang mempunyai kebutuhan khusus itu supaya dapat mengembangkan potensi dan mandiri.

“Saya sangat senang ada perhatian dari pemerintah. Kami minta ke depan semua penyandang cacat ini dapat dibantu berbagai keterampilan supaya bisa mandiri dan tidak tergantung pada orang lain,” ungkapnya.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster