Februari-Maret Intensitas Hujan Tinggi, Camat Lawang Kidul Minta Warga Waspadai Banjir dan Longsor

 437 total views,  2 views today

TANJUNG ENIM, KSOL – Sepanjang Februari hingga Maret tahun ini, diperkirakan intensitas curah hujan masih tinggi. Dalam beberapa pekan ini saja, hujan hampir setiap hari turun di beberapa wilayah di Kabupaten Muara Enim,khususnya di daerah hulu Kota Tanjung Enim. Diduga curah hujan ini berpotensi menimbulkan banjir bandang dan longsor.

Pemerintah Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim melalui Camat setempat mengimbau kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan rawan banjir di pinggiran Sungai Enim agar mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir dan longsor.

Tampak Air Sungai Enim Meluap

Tampak air akibat luapan dari Sungai Enim Meluap

“Ya kami minta dan mengimbau agar warga yang bermukim dekat aliran Sungai Enim tetap waspada dan perlu mencari tempat aman jika volume air sedang meningkat. Kalau air sungai meluap berpotensi banjir bandang dan rawan longsor,” ungkap Drs Rahmat Noviar, M.Si Camat Lawang Kidul kepada Reporter RGBA FM, Jumat (19/2/16) pagi.

Dikatakannya, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di kawasan Talang Gabus Tanjung Enim, Sungai Enim yang membelah Tanjung Enim meluap hingga ke badan jalan dengan ketinggian 1 meter. Bahkan luapannya sampai di komplek pondok Pesantren Salafiyah Asyari’ah  Ess Tanjung Enim. Sebagian di kawasan perbukitan di Kecamatan Semendo sejumlah badab jalan juga mengalami longsor.

Menurut camat yang belum genap satu bulan menjabat di wilayah Lawang Kidul ini, dirinya sudah memberikan imbauan baik secara lisan dan tertulis kepada seluruh lurah dan kepala desa di wilayahnya. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang bertempat tinggal di pinggir sungai Enim untuk mengurangi aktivitasnya, seperti mandi di sungai. Kata dia, mengingat akhir-akhir ini volume air sering meningkat secara tiba-tiba tanpa di duga sebelumnya.

“Kita sudah sampaikan kepada lurah dan kades tentang imbauan ini, untuk diteruskan kepada RT dan RW masing-masing. Kepada warga harus hati-hati kalau mandi di Sungai Enim, kalau bisa jangan dulu, bisa numpang ke saudara atau tetangga,” imbuhnya.

Ia juga meminta kepada warga untuk menjaga kebersihan Sungai Enim, dengan tidak membuang sampah di sungai. “Kesadaran ini perlu ditumbuhkan di masyarakat mulai sekarang, untuk kehidupan ke depan yang lebih baik,” ujarnya.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER  RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster