Alasan “Gaul”, Para ABG Ini Tantang Bahaya di Balap Liar

 1,198 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KSOL — Tanpa memikirkan bahaya didepan mata, sejumlah remaja tergolong anak baru gede (ABG) di kecamatan Tebing Tinggi melakukan aksi balapan liar.

Tak tanggung-tanggung, aksi kebut-kebutan dan uji nyali ketangkasan menunggangi sepeda motor pun dilakukan di jalan umum, sekitaran jalan lingkar kota dan jalan Poros HM Noerdin Pandji. Selain itu, aksi balap liar juga dilakukan di komplek perkantoran Pemkab Empat Lawang.

“Kebut-kebutan hampir tiap sore, terutama kalau hari libur tambah ramai. Sebagian besar masih ABG mungkin pelajar,” cetus Dar, warga Kelurahan Tanjung Kupang, kemarin (15/2/2016).

Kalau dilingkungan Pemkab Empat Lawang, kata dia, memang rutenya cocok dijadikan arena track. Tapi mereka membuat warga sekitar tergangu karena suara gas motor terlalu bising. Selain itu, aksi balap liar dan atraksi sepeda motor juga kerap terjadi di sekitaran jalan poros Tebing Tinggi. Warga mengkhawatirkan, adanya balap liar ini berdampak pada kenakalan remaja, mengingat mayoritas pebalap kemungkinan para pelajar. “Mereka kebut-kebutan, ngangkat motor, biasalah ego darah muda, tapi itu banyak negatifnya, kalau terjadi kecelakaan atau hal lainnya, itu kan merugikan,” imbuhnya.

Semestinya, lanjut Dar, pemerintah memfasilitasi bagi pemuda Empat Lawang yang hobi balap motor, agar hobi mereka tersalurkan dengan baik.”Semestinya begitu, yang hobi Gastrack atau balap motor, dibuatkan arenanya, bila perlu dijadikan kompetisi, agar bakat mereka tersalurkan dan berbuah prestasi bukan malah menimbulkan petaka,”katanya.

Sementara itu, salah satu ABG dilokasi balap liar saat dibincangi kabar sumatera mengaku, hanya hobi dan sebagai pergaulan saja. Mereka balapan tanpa taruhan, hanya adu ketangkasan sembari berkumpul saja. “Cuma gaul kak, idak taruhan kami nih. Jalan disini kan sepi jadi idak akan bahayo,” aku ABG seraya menambahkan, kalau dibuatkan arena pasti lebih seru. “Kalau ado arena enak kak, kami biso main disano. Sekarang kan idak ado, jadi untuk menyalurkan bakat dan hoby ini terpakso di jalan umum,” imbuhnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, DR Agusni Effendi menyayangkan, jika ada oknum pelajar gemar kebut-kebutan dijalan.”Jelas kita sangat sayangkan, sejatinya pelajar harus berbuat yang positif bukan malah berbuat negatif. Kami mengimbau kepada seluruh kepsek, untuk lebih memperhatikan anak didiknya, pun kepada orang tua agar lebih intens mengawasi anaknya,” kata Agusni.

Begitu juga Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka SIK, melalui Kasatlantas AKP Indra Jaya Syahputra menuturkan, pihaknya akan intens melakukan patroli dan tidak segan-segan akan melakukan tindakan hukum bagi pebalap liar. “Jika iya, kita akan lakukan patroli untuk menertibakan balap liar. Bila perlu kita akan lakukan tindakan hukum dengan menilangnya,” tukasnya.

TEKS / FOTO : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster