Pilkada Empat Lawang 2018, Mobius : Isu Dipercepat Februari 2017 Bohong!

 253 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG,  KSOL — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Empat Lawang memastikan, jadwal pelaksanaan pemilihan umum Kepala Daerah (Pemilukada) Empat Lawang tetap 2018 mendatang. Hal ini disampaikan, menyusul maraknya isu bahwa Pilkada Empat Lawang akan dipercepat pada Februari 2017, atau hanya menyisahkan waktu sekitar 12 bulan lagi.

Ketua KPUD Empat Lawang, Mobius Alhazan menjelaskan, hingga saat ini belum ada perubahan jadwal pilkada. Sebab, kata dia, berdasarkan jadwal KPU RI Pilkada Empat Lawang dilaksanakan pada gelombang ke III atau sekitar Juni 2018. Makanya isu beredar saat ini harus diluruskan, agar tidak merusak kondusifitas dan suasana politik di Empat Lawang. “Isu dipercepat Februari 2017 itu bohong, sejauh ini belum ada perubahan jadwal dari KPU RI,” tegas Mobius, kemarin (14/2/2016).

Mobius Alhazan (Ketua KPUD Empat Lawang).

Mobius Alhazan (Ketua KPUD Empat Lawang).

Roda kepemimpinan bupati dan wakil bupati Empat Lawang, imbuh Mobius, kemungkinan akan berakhir nanti sesuai periode jabatan. Apalagi pelantikan sebelumnya dilakukan pada Agustus 2013. Kecuali, jika nanti bupati dan wakil bupati ikut serta bertarung pada Pilkada, maka dipastikan diisi carateker atau penjabat bupati.

Banyaknya isu yang beredar dimasyarakat terkait  pemilukada karena bersamaan dengan Asean Games, itu tidak ada relevansi. Pelaksanaan pemilukada sudah terjadwal dan tidak bisa serta merta diubah, apalagi pada februari 2017. Katanya banyak tahapan yang harus dipersiapkan termasuk masalah penganggaran.

“Tidak mungkin dilaksanakan pada februari 2017. Karena tinggal 12  bulan lagi, sementara kita belum melakukan penganggaran. Untuk itu saya  meluruskan banyak isu yang beredar dimasyakat bahwa akan dilaksanakan lebih cepat, itu tidak benar dan itu baru sebatas isu saja, apalagi kalau kaitannya dengan Asean Games, karena  Empat Lawang bukan lokasi event olahraga itu,”tegasnya.

Namun demikian kata Mobius, sebagai lembaga Negara yang berwenang  melaksanakan pemilu di Indonesia, pihaknya siap kapanpun jika memang nantinya revisi regulasi UU pemilukada yang saat ini sedang digodok di DPR RI turut mengubah jadwalnya.” Kita bersama Pemerintah Daerah harus siap kapanpun namun saya rasa tetap sesuai jadwal, kalaupun dipercepat tidak mungkin pada bulan februari karena sudah mepet jadwalnya, apalagi  KPU RI sudah menetapkan hari pencoblosan pemilukada gelombang ke II pada tanggal 18 Februari 2017,”jelasnya.

‪Mobius mengungkapkan walaupun pelaksanaan pemilukada masih 2 tahun lebih, partai politik dipersilakan untuk mulai melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati akan diusung.”Karena kewenangan KPU berdasarkan masa tahapan, saat ini kalaupun ada parpol mulai menjaringkan balonnya dan mulai bersosialisasi kita tidak bisa melarang, silakan saja,”tukasnya.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, isu dipercepatnya pelaksanaan pilkada Empat Lawang pada Februari 2017 cukup santer. Hal ini menjadi perbincangan dikalangan masyarakat, terkait siapa-siapa bakal bertarung memperebutkan kursi Empat Lawang 1 dan Empat Lawang 2 mendatang.

Meskipun masiH terlalu dini, beberapa nama sudah muncul di kalangan masyarakat. Berbagai sumber masyarakat Empat Lawang dibincangi menyebut, ada sejumlah nama diprediksikan bakal maju entah sebagai balon bupati ataupun wakil bupati Empat Lawang. Seperti nama politisi PAN, Joncik Muhammad, politisi Golkar, H David Hadrianto, Politisi PDI Perjuangan, Yulius Maulana, Politisi Demokrat, Holda, serta beberapa nama dari kalangan birokrasi, seperti Yulizar Dinoto, Eduar Kohar, Akisropi dan bahkan nama Plt bupati H Syahril Hanafiah pun masuk, diperkirakan juga akan maju pada pilkada Empat Lawang mendatang.

TEKS :  SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster