Dandim 0405: Waspada DBD, Korbannya Sudah Banyak

 232 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KSOL — Selama musim hujan belum berakhir, banyak titik-titik genangan air tempat menarik bagi nyamuk bersarang dan berkembang biak. Dengan kosdisi tersebut, Dandim 0405 Lahat, Pagar Alam dan Empat Lawang, Letkol CZI Srihartono mengajak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan masyarakat memberantas keberadaan DBD tersebut. “Terkait musim hujan, tentunya ada penyakit yang bereuforia atau mewabah rutin setiap tahun, khususnya DBD,” Ujar Srihartono.

Ia mengatakan, DBD ini sudah mewabah di bebe

Dandim O4-05 Lahat, Letkol CZI, Srihartono

Dandim O4-05 Lahat, Letkol CZI, Srihartono

rapa daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) seperti di Palembang, Lahat,Lubuklinggau. Korbannya sudah banyak terutama anak-anak. “Ini kalau tidak cepat kita atasi bersama, maka akan berbahaya,” kata dia.

Mengatisipasi penyakit mematikan ini, Dandim 0405 menghimbau Dinkes dan masyarakat Bumi Saling Keruani sangi Kerawati untuk rutin melaksanakan program menguras, mengubur dan membakar (3M) sebagai tindakan pre-emtif yakni kegiatan sebelum pencegahan guna mencegah berkembangnya aides aigepty sebagai endemi DBD.

Dan melaksanakan tindakan Prepentif atau tindakan pencegahan dengan melaksanakan fooging untuk mematikan nyamuk yang sudah berkembang tersebut. Menyiapkan Rumah Sakit (RS) untuk menyediakan fasilitas tambahan, shingga pasien dapat tertampung dengan baik.”Prefentif itu selain melakukan pencegahan seperti fooging, memakai olesan anti nyamuk, memakai kelambu anti nyamuk itu juga termasuk tindaka prepentif,” jelasnya.

Dan yang terakhir melakukan tindakan Refresif atau membunuh nyamuk. “Membunuh nyamuk ini seperti membunuh menggunakan raket nyamuk , atau nyamuk yang lagi gigit, kita pukul,” katanya menambahkan, bahwa kondisi Empat Lawang perkembangan kasus penyekit DBD belum mewabah. “Untuk itu, sebelum jadi wabah, kita sudah berikan himbauan, melaksanakan tindakan agar penyakit DBD yang begitu cepat dan begitu mematikan dapat dieliminir,” tukasnya.

TEKS :  SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster