Korban Banjir Bandang di Solok Selatan Mulai Kesulitan Air Bersih

 258 total views,  2 views today

SOLOK SELATAN, KSOL – Desa Koto Baru, Kabupaten Solok selatan, Sumatera Barat menjadi salah satu desa yang dilanda banjir bandang Senin (8/2) lalu. Dampak bencana tersebut, warga mengalami krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kesulitannya air bersih. Air minum susah,” tutur Ketua Tim Penggerak PKK Desa Koto Baru Nur Hamidah saat ditemui detikcom di dapur umum, Desa Koto Baru, Solok Selatan, Kamis (11/2/2016).

Menurut Nur, warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih sejak air bah yang melanda desanya surut.

“Jadi air yang dipakai warga sini itu dari PDAM. Tapi semenjak banjir bandang, PDAM pun mati,” sebut Nur.

Saat ditemui, Nur dan ibu PKK lainnya sedang di dapur umum untuk menyiapkan makanan. Dapur umum tersebut merupakan dapur darurat desa atau nagari.  Lalu, setelah makanan siap santap kemudian dikirim ke dusun-dusun.

“Aktivitasnya hanya masak-masak dan didistribusikan ke masyarakat. Untuk dapur umum baru hari ini mulai. Kemarin masaknya di dapur umum kabupaten. Sekali masak 1100 bungkus,” tutur Nur.

Nur menambahkan, sudah ada bantuan yang masuk ke desanya. Selain dari pemda, perusahaan BUMN setempat sampai komunitas ikut turun tangan.

“Ada dari pemda, Semen Padang, Komunitas Solok, Komunitas Trail, dan ormas masyarakat lainnya,” kata Nur.

Nur juga mengatakan, untuk posko kesehatan hanya ada satu di kabupaten. Letaknya pun di seberang desanya.

Pantauan detikcom di lokasi, bantuan bagi para korban banjir bandang dan longsor masih terus berdatangan. Bantuan yang baru datang berasal dari kepolisian dan Palang Merah Indonesia (PMI).

TEKS / FOTO : DETIK.COM





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster