Jalan Lingkar Tidak Diaspal, Warga Talang Jawa Angkat Bicara

 788 total views,  2 views today

LAWANG KIDUL, KS

Jalan Lingkar di Talang Jawa Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muarenim yang terbiar rusak dikeluhkan warganya. Hal ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lawang Kidul tahun 2016 di Balai Kantor Camat Lawang Kidul, Rabu (10/2/16) pagi.

Hendro, salah satu warga di Talang Jawa saat itu angkat bicara tentang keluhan warganya. Menurutnya, Jalan Lingkar  di Talang Jawa beberapa tahun ini sudah lama tidak di aspal. Akibatnya, di beberapa titik badan jalan ada yang sudah mulai rusak berlubang dan terkikis air dikarenakan tidak adanya drainase.

Pada kesempatan itu, Hendro juga berharap agar ke depan wilayah Talang Jawa dapat dimekarkan menjadi kelurahan tersendiri. “Ya selama ini kita nilai agak lucu saja. Talang Jawa itu terbagi menjadi dua kelurahan yaitu Pasar dan Tanjung Enim. Tapi lokasinya sudah sangat jauh dari lokasi pasar. Sementara kantor kelurahan Tanjung Enimnya juga berada jauh di komplek BTN Mandala, tentu sedikit agak merepotkan bila mau berurusan,” jelas Hendro yang juga Wakil Ketua Forum Bara Muda Tanjung Enim.

Acara Musrenbang yang bertemakan “Siap Menampung Aspirasi Masyarakat di Desa dan Kelurahan Dalam Bidang Pembangunan Fisik, Sumber Daya Manusia dan Sosial Kemasyarakatan” dipimpin dan dibuka Camat Lawang Kidul yang baru di lantik Drs. Rachmad Noviar.  Menurutnya, Musrenbang kali itu untuk mensosialisasikan program tahun anggaran 2016 serta rancangan  dan kegiatan skala prioritas tahun 2017.

 Camat Lawang Kidul yang baru di lantik Drs. Rachmad Noviar

Camat Lawang Kidul yang baru di lantik Drs. Rachmad Noviar

Dalam sambutannya, Rachmad menyampaikan pokok-pokok permasalahan di Kecamatan Lawang Kidul yang membawahi 3 kelurahan dan 4 desa. Musrenbang tingkat kecamatan lanjut Rachmad, sebagai tindak lanjut dari Musrenbang tingkat desa dan kelurahan yang akan menyerap keinginan seluruh masyarakat.

Setelah menerima usulan dari tingkat desa dan kelurahan, menurut Rahmad pihaknya membuat skala prioritas yang diangkat melalui Musrenbang tingkat Kecamatan, dan dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten.

Rachmad berharap Musrenbang kali itu bisa mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat dan usulan dari kecamatan agar di dukung dan ada tindak lanjut dari dinas instansi terkait. Selain itu menurutnya, perlu dukungan dari BUMN PTBA dan BUMS di lingkup Kecamatan Lawang Kidul.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Dwi Windarti, Sh, M.Hum menyampaikan agar jadwal Musrenbang dalam satu dapil tidak sama. Dwi mengharapkan mengharapkan adanya sinkronisasi usulan untuk mematangkan usulan dalam musrenbang, serta ada usul untuk pemekaran Kelurahan Tanjung Enim Selatan. Dwi juga menekankan agar BUMN, BUMD dan BUMS dapat berperan aktif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Hadir pada acara itu, selain Camat Lawang Kidul, juga para legislator dari masing-masing dapil kecamatan, diantaranya Wakil Ketua DPRD dari dapil V, Dwi Windarti SH M.Hum  beserta anggota lainnya Drs.Thalif  Yahya MBA, Ruspandri, SH dan Abrianto SE.

Hadir juga para narasumber lainnya, Ir Trihadi Pranoto (Bappeda Muara Enim), Ir Kani Daah (Kadis Tanaman Pangan & Holtikultura), Syaripuddin S.Sos, M.Si (Kadis Disperindag), Zainal Arifin SH (Satpol PP),  Asmawi (BLH), Abdul Asyari (Disdikbud), Sekretaris BPMPD Drs Risman Effendi (PU-CK),  Maya Istarina ST, MT, Supri Ahmadi (Dinas Kesehatan), Gito Prawoko (CSR PT Bukit Asam) dan Yuniarti (Dinas Perkebunan serta undangan dari delegasi desa dan kelurahan.

TEKS / FOTO : ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster