Elemen Masyarakat Tolak Revisi UU KPK

 379 total views,  2 views today

JAKARTA, KS

Rencana revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK terus mendapat penolakan. Revisi UU dianggap akan melemahkan KPK.

Sejumlah tokoh mengungkapkan keprihatinan mereka mengenai ide pelemahan KPK melalui revisi UU KPK ini. Melalui ‘Pernyataan Sikap Elemen Masyarakat Menolak Revisi UU KPK: Kami Menolak Revisi Pelemahan KPK’ mereka menyuarakan pendapatnya.

“Keberadaan KPK ini dibutuhkan karena keadaban politik kita itu, habitus politik kita itu korup. Sejak awal kemerdekaan sejarah korupsi itu tidak pernah diselesaikan dan korupsi itu selalu menghancurkan keadaban politik sampai pada titik nadir,” kata Romo Benny Susetyo di kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2016).

Romo Benny menyebut mayoritas suara rakyat meminta Presiden untuk menolak revisi UU KPK. Revisi ini dianggap hanya akan melemahkan KPK sehingga Presiden Jokowi harus tegas menolaknya.

Sementara itu Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow menilai KPK dikepung dari berbagai penjuru untuk dilemahkan. Jeirry ragu apakah komisioner KPK kali ini akan berjuang untuk membela lembaga antirasuah itu.

“Saya sendiri lagi mikir-mikir apakah KPK yang sekarang mengerti atau memahami bahwa mereka sedang dikepung dari berbagai penjuru atau orang-orang ini bagian dari skenario pelemahan KPK. Kalau memang bagian dari skenario akan sulit mengharapkan pemberantasan korupsi,” tegas Jeirry.

Peneliti FITRA, Apung Widadi, menyebut KPK sebagai perisai keuangan negara. Ia menyebut KPK telah sukses menyelamatkan uang negara sebesar Rp 7 triliun pada rencana share swap PT Telkom dengan PT TBIG. Apung juga menjelaskan bahwa KPK adalah lembaga yang ditakuti oleh koruptor.

“Satu-satunya yang menakutkan koruptor itu KPK. Ketakutan inilah yang menjaga uang rakyat harus digunakan sebaik-baiknya untuk keuntungan rakyat,” katanya.

Dalam acara ini hadir Romo Benny Susatyo, Apung Widadi (FITRA), Arif Susanto (INDEED), Erwin Natoesmal (ILR), Ray Rangkuti (Lingkar Madani untuk Indonesia) dan Jeirry Sumampow (PGI)

TEKS / FOTO : DETIK.COM





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster