Polisi Masih Selidiki Mayat yang di Temukan Warga. Kapolsek Tanjung Agung : Diduga Korban Begal

 1,159 total views,  2 views today

MUARAENIM, KS

Seorang ‎Debt Collector Columbus yang bernama Awaludin alias Awang (33), warga Jalan Dr Sutomo Lubuk Rambai, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU Induk) ini, ditemukan warga telah tewas menjadi mayat, dekat Sungai Asam Kumbang, Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Kamis (21/1/2016), sekitar pukul 07.00 pagi Wib.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan di lapangan, korban ditemukan pertama kali pada kamis (21/1/2016)  oleh warga (saksi pertama) Herliyanto bin Sarkawi (28), petani warga dusun 1 desa Ulak Lebar, dan Hirul Afrizal bin sutin (25), petani warga dusun 3 desa Ulak Lebar, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten OKU, yang kebetulan menyemprot rumput di kebunnya.

Tampak Aparat Kepolisian Tengah Melakukan Identifikasi Terhadap Mayat Korban AwaludinYang Ditemukan Tewas, dekat Sungai Asam Kumbang, Desa Bedegung, Kec. Tanjung Agung, Kab. Muara Enim, Kamis (21/1/2016) Sekitar pukul 10.00 Wib‎.

Tampak Aparat Kepolisian Tengah Melakukan Identifikasi Terhadap Mayat Korban AwaludinYang Ditemukan Tewas, dekat Sungai Asam Kumbang, Desa Bedegung, Kec. Tanjung Agung, Kab. Muara Enim, Kamis (21/1/2016) Sekitar pukul 10.00 Wib‎.

Ketika sedang asyik menyemprot, tiba-tiba ia melihat ada bekas semak-semak yang rebah seperti bekas dilalui oleh warga. Karena penasaran, ia pun mengikuti arah jejak tersebut dan betapa kagetnya ternyata ia melihat sesosok tubuh manusia yang sudah meninggal dunia.

Atas temuan tersebut, ia pun bergegas langsung melapor ke Kepala desa Bedegung Helmi, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian sektor (polsek) Tanjung Agung.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto S.IK,M .Si melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Alfian dan didampingi Kasubag Humas Iptu Arsyad AR menjelaskan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan informasi yang berhasil dikumpulkan, diduga kuat korban dibunuh oleh begal, Rabu (20/1/2016) selepas Magrib.

Sebab menurut keterangan Agus rekan seprofesinya di Kolumbus, pada hari tersebut korban berangkat dari kantor PT Kolumbus Baturaja hendak menuju desa Mendingin, Kecamatan Ulu Ogan untuk menagih angsuran dari konsumen Columbus.

Lalu sekitar pukul 17.00 Wib korban permisi kepada saksi sesama pegawai Columbus untuk pulang terlebih dahulu oleh karena takut kehujanan, sebab korban pulang dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda beat warna putih dengan nopol BG 5364 FA.

Saksi kemudian bersama karyawan Columbus lainnya sekitar pukul 19.00 WIB juga pulang menuju ke Baturaja dengan mengendarai mobil. Sampai di Baturaja saksi di telepon oleh istri korban.

Barulah sekitar pukul 21.00 WIB istri korban mengatakan ‎ korban belum pulang ke rumahnya. Saksi dan pihak keluarga kemudian mencoba menghubungi nomor handphone korban, namun tidak aktif.

Keesokan harinya, Kamis (21/1/16), sekitar pukul 01.00 WIB dini hari keluarga korban melapor ke Polsek Ulu Ogan bahwa korban belum kembali hingga akhirnya korban di temukan di TKP sekitar pukul 10.00 WIN telah meninggal dunia.

Sedangkan motor korban, Hp merk Nokia dan Samsung serta dompet milik korban tidak ditemukan di TKP (hilang). Di duga pelaku mau mengambil sepeda motor milik korban, namun korban melawan dan akhirnya  dibunuh oleh pelaku dan mayatnya di buang di TKP.

Korban saat ditemukan terdapat luka-luka pada pelipis dan hidung dikarenakan benda tumpul. Adapun barang bukti yang diamankan, baju, sepatu dan celana panjang milik korban. Saat ini pihak kepolisian masih terus berupaya melakukan pengejaran terhadap pelaku.

FOTO/ TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN, REPORTER RGBA FM 

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster