Disebut Ada Mafia Obat, Pihak RSUD: Anggaran Obatnya Yang Kurang

 389 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS

Berkembangnya dugaan keterlibatan mafia pengadaan dan pengelolaan obat di Empat Lawang, dibantah pihak rumah sakit umum daerah (RSUD) Tebing Tinggi, Empat Lawang.

Pihak RSUD menyebut, kekurangan obat-obat dan alat kesehatan (Alkes) bukan karena ada permainan gelap. Namun, ketersediaan anggaran kurang dari standar kebutuhan. “Tidak ada mafia, ketersediaan obat dan alkes sesuai prosedur. Anggaran obatnya yang kurang, kami tak bisa berbuat banyak soal itu,” jelas Direktur RSUD Tebing Tinggi, dr Mardiana Sudebby didampingi Kabid Rekam Medik dan Perencanaan, Joko Prayitno, Jumat (21/1/2016).

Joko tak menampik, dalam pelayanan belum bisa memberikan sesuai harapan masyarakat, tentunya masih banyak kekurangan terutama obat-obatan. Namun, kata Joko, pihaknya sudah sesuai prosedur e katalaog dalam penganggaran jenis obat dan alkes dibutuhkan.

BACO BERITA SEBELUMNYO : ADA MAFIA OBAT DI EMPAT LAWANG, SYAHRIL : AKAN SEGARA PANGGIL PIHAK RSUD

Terkait tuduhan ada mafia obat, ia mengaku kaget sehingga harus memberikan penjelasan yang mendetil. “Intinya begini, idealnya dana yang ada masih sangat jauh dari cukup,”kata Joko.

Dalam mengelolah dana yang ada, pihaknya sudah maksimal, namun demikian dokter baru yang didatangkan ternyata memiliki pola yang baru. Sehingga terkesan kekurangan obat. Padahal keluarga pasien sudah dikasih tau, namun diduga obat yang dibeli diluar mahal sehingga mengumbar kekesalan kemana mana.

“Beda merek harga obat pasti beda harga, jikapun fasien menginginkan obat lain atau lebih murah kemungkinan dokter akan menggantikan resepnya. Namun terus terang kata kata berobat ratis inilah yang tegadang tidak dapat diterima pasien.”imbuhnya.

‪Nah, untuk mengakomodir kekuranganobat, pihaknya butuh pengangaran lebih, dana yang ada di RSUD tidak sebesar yang disangka kan, dana obat generik 2015 hanya 798 juta sedangkan obat non generik 200 juta. Itu pun masih banyak obat diluar e katalog termasuk ruang oka dan anastesis.

“Kita juga masih memiliki banyak dana yang belum bisa dicairkan, mislanya dana jasa pelayanan umum rumah sakit di BPKAD sebesar Rp 1,8 M dan jamsos di dinkes sebesar 1 M, dana ini juga bisa kita gunakan peningkatan pelayanan RSUD,” bebernya.

APBD 2016 ini, jangankan ditambah, dikurangi pun ada. Makanya, masyarakat juga harus paham, jangan hanya berpikir berobat gratis berarti semua terakomodir secara gratis. Pihak RSUD, imbuh Joko, dalam pengadaan obat tentu merujuk ke e Katalog ditetapkan kementrian, selain itu disesuaikan dengan kelas RSUD serta ketersediaan dokter spesialisnya.

Informasi sebelumnya, banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Tebing Tinggi Empat Lawang, mendapat sorotan Plt bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah.

Bahkan, Plt bupati mengendus (mencium, red) adanya perkumpulan jahat (Mafia, red) dalam sistem pengadaan dan pengelolaan obat-obatan serta alat kesehatan (Alkes) di RSUD Empat Lawang.

“Ini seperti ada mapia dalam sistem pengadaan serta pengelolaan obat dan alkes di RSUD Empat Lawang. Kan sudah dianggarkan tiap tahun, tapi selalu habis dan menjadi keluhan,” ungkap Syahril dibincangi sejumlah awak media, disela sidak ke jalan poros HM Noerdin Pandji, Senin (18/1/2016).

Syahril memastikan, dalam waktu dekat akan memanggil pihak RSUD, agar bisa menjelaskan bagaimana sistem pengadaan dan pengelolaan obat dan alat kesehatan, berapa dianggarkan ? Juga kebutuhan dan ? Apakah benar benar sesuai prosedur atau ada oknum melakukan penjualan obat diluar ketentuan.

Selanjutnya dilakukan evaluasi besar-besaran di jajaran RSUD, guna memaksimalkan kinerja pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sebab katanya, program kesehatan gratis harus dibarengi dengan sistem pelayanan yang baik. “Sudah banyak keluhan ke saya, segera akan kita evaluasi. Selain masalah obat dan alkes, pelayanan juga banyak laporan tidak bagusnya,” tegasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster