Warga Keluhkan Listrik Sering Padam, PLN Mengaku untuk Hindari Petir

 480 total views,  2 views today

OGAN ILIR, KS

Warga Desa Talang Seleman Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengeluhkan lampu yang sering padam sampai berhari-hari. Bahkan Warga mengaku dirugikan dengan bayaran yang selalu membekak setiap bulannya.

Menurut Nen, salah satu warga mengungkapkan, setiap hari hampir terjadi pemadaman lampu baik siang maupun malam hari. Tak hanya pemadamam yang sampai berjam-jam, namun pemadaman lampu ini juga merugikan para pengguna jasa ketik maupun usaha yang sumbernya menggunakan dari listrik yang disuplay pemerintah.

“Hampir setiap hari di Desa kami listriknya mati, ngak tahu apa alasan PLN selalu mematikan listrik. Untuk total pembayaran rekening sendiri perbulannya bisa mencapai Rp 90.000 sampai Rp 150.000 dengan daya 450 Va,” kata Nen saat di wawancarai Harian Umum Kabar Sumatera, Selasa (19/01).

Lebih lanjut Nen menyebutkan pemadaman listrik juga sering terjadi ketika warga desa mengadakan hajatan (sedekahan). Akibatnya acara warga sangat tergangnggu dan merugikan warga yang melakukan hajatan.

“Di Desa ini hampir setiap minggunya pasti ada orang melakukan hajatan, baik itu hajatan sunatan maupun pernikahan. Misalnya warga tersebut meramaikan hajatan dengan menghibur tamu undangan dengan orgen tunggal baik itu malam maupun siang hari. Tapi setiap warga melaksanakan hajatan dengan orgen tunggal pasti terjadi pemadaman listrik, entah itu kebenaran padam atau memang disengaja oleh oknum-oknum yang tak bertangung jawab,” katanya.

Sama halnya yang diungkapkan Mifta. Menurutnya, pemadaman listrik di desa ini hampir terjadi setiap hari, hal ini sangat merugikan sekali. Apalagi dirinya memiliki beberapa mesin poto copy yang keseluruan apinya bersumber dari aliran listrik yang terpasang di Desa ini.

“Kalu sering terjadi pemadaman seperti ini, usaha saya lama-lama bisa bangkrut. Tak hanya akan mengalami kebangkrutan, untuk bayaran perbulannya juga membekak, dan ada beberapa mesin poto copy juga mulai mengalami kerusakan karena sering terjadi pemadaman listrik,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Fajar salah satu pegawai PT PLN Rayon Kecamatan Tanjung Batu dan Payaraman mengungkapkan sering terjadinya pemadaman listrik disebabkan beberapa faktor diantara hujan yang becampur dengan petir serta  angin kencang. “Kita tidak mau mengambil resiko apabilah terjadi petir, maka dari itu listrik kita padamkan,” jelasnya.

Lanjut dia, kendala ranting tanam tumbuh atau pohon yang terkena kabel Jaringan Tunggal ini akan menggesek kabel bila diterpa hujan dan angin kencang “Kabel ini sangat sensitif. Bila tergesek ranting pohon maka aliran listrik akan padam mendadak. Tak sedikit warga pemilik tanam tumbuh ini enggan merelakan ranting pohon mereka di tebang, Dilematis memang. Di tebang minta ganti rugi yang tak sedikit, tak di tebang PLN dituding takut hujan,” ujarnya.

TEKS / FOTO : AMINUDDIN

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster