Soal Izin, PT IAL Tak Pernah Melibatkan Kecamatan, Camat Muara Belida Geram

 1,104 total views,  2 views today

MUARA ENIM, KS

Camat Muara Belida, Budi Purwanto benar-benar tak habis pikir dengan ulah PT Indralaya Agro Lestari (PT IAL). Pasalnya  PT IAL yang merencanakan memanfaatkan lahan milik pemerintah Kabupaten Muara Enim, tak pernah melibatkan pihak kecamatan. Akibatnya, Budi menjadi geram terhadap PT IAL.

“Dari awal didirikannya PT Indralaya Agro Lestari sampai kerjasama dalam hal lainnya, tidak pernah melibatkan pihak kecamatan,” kata Budi tampak geram saat rapat di ruang Asisten III Pemkab Muaraenim, belum lama ini.

Aturan pemerintahan sesuai dengan prosedurnya, lanjut Budi, camat sebagai perpanjangan tangan dari bupati dalam urusan pemerintahan di wilayah kecamatan harus dilibatkan. Soalnya, lahan yang digunakan PT IAL bertempat di kecamatan Muara Belida. “Saya malah diberitahu oleh masyarakat, masalah ganti rugi lahan sudah diselesaikan oleh PT IAL tanpa ada koordinasi dengan kita,” ujarnya.

Menurutnya, selaku camat yang berada dalam wilayah Kecamatan Muara Belida selalu setuju dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan perusahaan. Apapun yang berada di wilayah kecamatannya, bila semua pihak bekerja sesuai aturan yang berlaku dalam pemerintahan kabupaten Muara Enim, semua akan disetujui. “Saya bukan minta dilibatkan, tapi tolong koordinasi dengan saya, jangan langsung ke Pemerintah Kabupaten Muara Enim,” tegasnya.

Sikap Camat Muara Belida itu dibenarkan Emran Tabrani, Kabag Tata pemerintahan (Tapem)  Pemkab Muara Enim. Menurut  Emran, pihaknya mendukung penuh perusahaan yang mau bekerjasama dengan Pemkab Muara Enim apabila sesuai dengan prosedurnya.

Untuk pemerintahan kabupaten yang berada di kecamatan seperti di Kecamatan Muara Belida, menurut Emran dipegang oleh seorang camat, karena camat sebagai perpanjangan tangan dari bupati atas wilayah per kecamatan.

“Dalam rapat ini, sudah jelas bahwa lahan yang akan di manfaatkan oleh PT IAL statusnya milik Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Jika ingin bekerjasama maka harus sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya dalam rapat yang dihadiri beberapa intansi terkait, pihak PT IAL. Raoat dipimpin Assisten II bidang Perekobang dan SDA Kabupaten Muara Enim.

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN, REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster