KY dalam waktu dekat saya bermaksud menyampaikan pelanggaran kode etik hakim di luar sidang yang berhasil saya dokumentasikan. Tolong penjelasannya?

 418 total views,  2 views today

  1. KY dalam waktu dekat saya bermaksud menyampaikan pelanggaran kode etik hakim di luar sidang yang berhasil saya dokumentasikan lewat handphone. Tolong dong penjelasannya jika nanti sudah dilaporkan apakah saya dikabari proses penanganannya, mengingat birokrasi biasanya lelet sekali. Terima kasih. Safriadi di Pagaralam saf_safadi@gmail.com

Respon:

Saudara Safriadi, dalam Peraturan KY Nomor 4 Tahun 2013 dijelaskan tata cara penanganan laporan masyarakat yang akan dilakukan secara transparan, cepat, tepat, cermat, tuntas, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan tidak mengurangi hak-hak pelapor. Namun tentu semua ada tahapannya, mulai dari verifikasi, anotasi, investigasi, pemeriksaan, hingga sidang panel/pleno komisioner. Intinya KY menjamin hak pelapor untuk mendapatkan pelayanan informasi melalui telepon/email/surat atas perkembangan dan hasil akhir penanganan laporan, termasuk petikan keputusan sidang pleno komisioner KY atas dugaan pelanggaran kode etik hakim. Kami tunggu kehadirannya di kantor milik kita bersama di jalan hokki blok c 24 kampus Palembang. Salam.

  1. Saya punya kerabat yang berniat menyampaikan pelanggaran kode etik hakim di ruang sidang namun terhambat dengan kondisinya yang tidak bisa baca dan tulis. Apakah KY bisa membantu kerabat saya ini, mohon jawaban secepatnya. Lukman di OKUS lokeman.putra@yahoo.com

Respon:

Saudara Lukman, KY sangat mengakomodir kebutuhan semua kalangan, termasuk saudara kita yang tuna netra. Oleh karena itu dalam Peraturan KY Nomor 4 Tahun 2013 Pasal 11 dijelaskan bahwa dalam hal pelapor tuna aksara, maka laporan dapat disampaikan secara lisan. Nantinya petugas penerima laporan akan mencatat hal-hal yang disampaikan oleh pelapor. Kemudian laporan tersebut ditandatangani atau diberi cap jempol oleh pelapor. Demikian dan terima kasih atas partisipasinya.

  1. KY minta penjelasannya apakah pelapor saja yang terus diminta keterangan atau diperiksa sama KY bila melaporkan hakim yang melanggar kode etik?. Terima kasih. Avriadi di Indralaya, Avri_yadi@yahoo.co.id

Respon:

Saudara Avri, penanganan lanjutan laporan berupa pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap pelapor, namun juga pada saksi, ahli, hingga terlapor (hakim). Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tim pemeriksa yang terdiri atas tenaga ahli dan/atau petugas pemeriksa yang dibantu oleh sekretaris pengganti. Semoga dapat dipahami. Salam.

  1. Saya merupakan sebagai salah satu saksi yang dilibatkan saudara saya dalam laporan pelanggaran kode etik hakim. Mohon maaf mengapa surat panggilan untuk saya juga ditembuskan pada atasan saya yang tidak tahu apa-apa tentang laporan itu?. Anonim

Respon:

Saudara anonim yang baik, untuk dipahami dalam Peraturan KY Nomor 4 Tahun 2013 Pasal 65 dijelaskan bahwa dalam hal jabatan/posisi saksi merupakan pegawai instansi, maka KY berhak memberikan surat panggilan yang ditembuskan kepada atasan yang bersangkutan. Selain itu, KY dapat mengirimkan surat permohonan bantuan kepada atasan saksi untuk menugaskan saksi agar memenuhi panggilan KY. Guna menghindari keraguan saudara, surat panggilan sebagaimana dimaksud selalu ditandatangani oleh ketua, wakil ketua, atau sekretaris jenderal atas nama ketua.

  1. KY mohon perhatiannya untuk kasus-kasus kecil yang justru hakim banyak menjadi mafia peradilan, jangan hanya fokus dengan perkara besar, karena kesannya tebang pilih. Agus Prayudha Dinata di KM 10, agusprayudhadinata@yahoo.co.id.

Respon:

Saudara Agus, KY tidak memilih-milih perkara apakah besar atau kecil, kaya atau miskin, pengusaha atau pejabat untuk dilakukan pemantauan, karena lembaga ini (KY) milik masyarakat bukan milik orang-orang yang menjabat di dalamnya. Namun jika terkesan demikian hanyalah didasari prosedur pemantauan sidang oleh KY yang berpijak pada permohonan pemantauan sidang oleh masyarakat. permohonan masyarakat tersebut dilakukan analisis, dan bila disetujui Kabiro Waskim (Pengawasan Hakim) maka dapat dilakukan pemantauan oleh KY. Meski demikian, KY juga melakukan pemantauan harian ke pengadilan-pengadilan untuk mengetahui perkara yang sedang berlangsung, situasi dan kondisi pengadilan (infrastruktur dan suprastruktur), hingga administrasi pengadilan, agar semua perkara juga menjadi perhatian KY. Demikian.

  1. Pak aku tuh Cinta dengan KY. Kalo boleh usul KY Sumsel buat acara di L Linggau. Saya mau membantu dan apa yang harus kami siapkan tempat, peserta dialog, dll, kita butuh sosialisasi dengan masyarakat awam Pak. Sugi Ono di Lubuk Linggau Sugiono@yahoo.com

Respon:

Terima kasih Pak Sugi atas perhatiannya. PKY Sumsel sedang mempersiapkan rancangan kegiatan ke daerah-daerah dan salah satunya dialog dengan masyarakat. Mudah-mudahan kita bisa laksanakan di Lubuk Linggau guna memberikan pencerdasan hukum dan peradilan untuk masyarakat disana, utamanya tentang kode etik dan pedoman perilaku hakim, serta peran masyarakat dalam mengawal peradilan. Kami harapkan juga jika bapak berkunjung ke Palembang untuk mampir ke kantor milik kita bersama di jalan hokki blok C 24 kampus Palembang (sebelah kolam renang lumban tirta, depan hotel aryaduta Palembang) untuk dialog. Salam peradilan bersih anti korupsi !.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster