Cuma Buat Beli Rokok, Dua Remaja Ini Nekat “Nyolong” Pompa Air

 205 total views,  4 views today

EMPAT LAWANG, KS

Miris betul, cuma gara-gara mau beli rokok, dua remaja berinisial ID (15) dan JO (16) warga Tanjung Beringin, Kelurahan Pasar Tebing Tinggi nekat nyolong (mencuri).

Kedua tersangka kini diamankan di Mapolres Empat Lawang, atas dugaan kasus pencurian kompor gas dan pompa air milik Nursalim (45) warga Tanjung Beringin, depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Tebing Tinggi, Empat Lawang. Kedua ABG putus sekolah ini dibekuk satuan reskrim Mapolres Empat Lawang, saat asyik nonton televisi di rumah ID, Selasa (12/1/2016) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Dari keterangan korban, Nursalim mengurai, pencurian dirumahnya terjadi pada Kamis (7/1/2016) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku mencongkel dinding dapur yang terbuat dari papan. “Mereka masuk langsung ngambek kompor dengan pompa itu, nak masuk kamar dak biso, kareno terkunci rapat,” jelas Nursalim.

Setelah berhasil mengambil kompor dan pompa tersebut, imbuhnya, kedua pelaku keluar tidak lagi melalui dinding. “Mereka baleknyo lewat pintu, tapi dinding tadi tetap terbuka akibat dicongkel mereka,” paparnya.

Nursalim menjelaskan, kehilangan pompa air ini sudah kedua kalinya terjadi di rumahnya. Bahkan, bukan hanya dirinya, tetangga yang lain pun pernah merasakan hal yang sama. “Kami disano itu lah resah nian, caknyo mereka inilah (pelaku) yang malingnyo tu,” tuturnya.

Sementara itu, ID dan JO berkelak dari tuduhan korban. ID menjawab, dirinya membobol rumah dan mencuri gas serta pompa air baru kali ini dilakukannya. “Saya sempat maling dulu, tapi maling burung pak,” ujar ID.

JO pun menjawab demikian. Malahan Jojon mengaku baru kali ini melakukan pencurian. “Aku baru kali inilah pak, aku tingggal di talang (kebun). Ini lagi balek ke dusun, diajak Idir maling, laju ikutlah aku,” ungkapnya.

Mereka mengaku, melakukan pencurian hanya untuk membeli rokok. Karena, penghasilan mereka dari membantu orang tua sebagai petani kacang dianggapnya kurang untuk membiayai hidup dan membeli rokok.

Secara terpisah, Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriatna mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidik kasus ini, sebab kedua tersangka masih di bawah umur.

“Tapi kami masih memastikan kedua tersangka apakah masih di bawah umur atau tidak, dengan memeriksa akta kelahiran ataupun ijazah mereka. Jika memang di bawah umur akan dilakukan diversi,” bebernya.

Selain itu, tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan tersangka baru satu, karena baru ada satu laporan polisi yang diterimanya. Sedangkan pengakuan tersangka melakukan pencurian burung, belum ada laporannya.

“Mengenai keluhan warga yang sering kemalingan, itu belum bisa dibuktikan dengan fakta hukum karena tidak ada laporan. Semestinya warga yang menjadi korban pencurian segera melapor ke Polres, meskipun hanya kemalingan mesin pompa air,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster