Tanpa Amdal, City Mall Lahat Terus Dibangun, Katanya sedang Diproses

 1,331 total views,  2 views today

LAHAT, KS

Bangunan mewah City Mall di Jalan Kolonel Burlian meski tak memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) namun Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Lahat tidak menindak tegas terhadap PT.Kalingga Murda sebagai kontraktor atau konsultan pembangunan City Mall tersebut. Wajar bila pembangunannya hingga saat ini tetap berlangsung.

Bangunan yang diperkrakan seluas 3 hektar lebih itu dibangun mulai oktober kemarin. Anehnya bangunan tersebut walaupun tidak memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) pemerintah sama sekali tidak menindak tegas PT.Kalingga Murda (PTKM) sebagai kontraktor atau konsultan pembangunan city mall tersebut sehingga pembangunannya saat ini masih saja berlangsung.

Pembangunan City Mall Lahat terus berlangsung meski tanpa AMDAL

Pembangunan City Mall Lahat terus berlangsung meski tanpa AMDAL

Menyikapi hal itu, LSM Lestari lembaga yang mengaku peduli lingkungan kepada kabarsumatera.com mengatakan, pembangunan City Mall, dinilai tidak sesuai dengan prosedur. Apalagi menurut mereka,  dokumen Amdal masih sebatas sosialisasi. Namun PTKM sudah berani melaksanakan pembangunan.

Hendri Supriyadi ketua DPP LSM Lestarai menjelaskan, bahwa Amdal adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup. Hal ini sangat  diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. LSM Lestari kemudian memberi peringatan kepada pihak PTKM dan Pemkab Lahat.

Hendri, Ketua LSM Lestari Lahat

Hendri, Ketua LSM Lestari Lahat

Kepada kabarsumatera.com, Hendri berharap Pemkab Lahat harus lebih serius dalam menyikapi persoalaan pembangunan apalagi yang berkaitan dengan aturan lingkungan hidup. “TanpaAmdal, pembangunan City Mall Lahat melanggar perundang-undangan,” tegasnya.

Melalui peryataannya, LSM Lestari Lahat menegur pihak PTKM dan Pemkab Lahat untuk melaksanakan pembangunan sesuai peraturan yang berlaku.

Terpisah, dua supervisor project, Purwanto dan Irwanto, sempat bersitegang dengan aktifsi LSM Lestari. Mereka mengatakan dirinya tidak mengetahui tentang Amdal terhadap pembangunan City Mall.

Namun, Irwanto menegaskan, Amdal saat ini sedang diproses oleh konsultan dan pemkab Lahat. Dirinya mengaku hanya melaksanakan pembangunan saja tidak berhubungan dengan Amdal.

“Tanya saja dengan Pemerintah Kabupaten Lahat. Jangan selalu bertanya kepada kami. Kami tidak tahu. Konsultannya sekarang masih di Palembang. Disana ada BLH dinas perijinan. Coba tanya saja kesana, jangan desak kami dong,” katanya seperti tidak mau dikonfirmasi.

Sementara itu, Sangkut, Kabid Amdal BLH Kabupaten Lahat tidak bisa menjelaskan mengenai Amdal City Mall. Dirinya hanya mengatakan, kalau pihaknya sudah menerima berkas pembuatan Amdal namun sekarang masih dalam proses.

“Kita tidak bisa menjelaskan secara detail, karena sampai saat ini belum ada konfirmasi ulang dari konsultan dalam pembuatan Amdal. Kita juga sudah memberikan peringatan melalui koran, bahwa City Mall harus segera menyelesaikan prosedural pembuatan Amdal, itu saja,” katanya singkat.

Di pihak lain, Kepala Badan Perizinan Kabupaten Lahat, Elfa Edison sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi. Ketika didatangi ke kantornya, karyawan Badan Perizinan mengatakan, Elfa sedang tidak ada di tempat, demikian juga dengan kabid yang bersangkutan.

TEKS : JUMRA ZEFRI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster