Siswi SMA Membuang Bayi, Kadisdik : Ini Sangat Memalukan!

 414 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS

Cerita miris dibuangnya bayi laki-laki oleh seorang siswi kelas XI oleh salah satu SMA di Empat Lawang, di Desa Gunung Meraksa Baru Kecamatan Pendopo, membuat heboh dunia pendidikan.

Hal ini pun membuat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, Agusni Efendi angkat bicara. Ditemui awak media, agusni mengaku sangat prihatin dan menyesalkan ulah siswi tersebut. Sebab, katanya, itu perbuatan tidak patut dan memberikan contoh buruk bagi dunia pendidikan di Empat Lawang.

“Ini jelas sangat memalukan, saya sangat menyesalkan serta prihatin adanya kejadian tersebut,” sesal Agusni, kemarin (6/1/2016).

Untuk menyesiasati kejadian tersebut, lanjut Agusni, disdik akan melakukan pembinaan ahlak dan budi pekerti terhadap siswa di Empat Lawang. Nah hal ini bukan serta mata tangung jawab dewan guru saja, akan tetapi tangung jawab orang tua juga, mengingat siswa itu disekolah hanya Tujuh jam. Artinya, siswa itu banyak menghabiskan waktunya diluar sekolah alias dirumah.

“Ini bukan hanya tangung jawab dewan guru saja, peran serta orang tua terhadapnya anaknya itu juga penting. Apalagi siswa itu banyak menghabiskan waktunya dirumah dan bukan disekolah,”katanya.

Dikatakannya apalagi anak itu sudah hamil sembilan bulan,  mustahil jika orang tuanya tidak mengetahui. Itu artinya kepedulian orang tua terhadap anaknya kurang. “Mustahil jika orang tuanya tidak mengetahui kejadian itu,”kata Agusni.

Dijelaskan Agusni, pihaknya nanti akan memanggil Kepala Sekolah (Kepsek) yang bersangkutan mengenai kejadian itu, apalagi mereka melakukan hubungan intim itu disekolah. “Kita akan menunggu hasil pemeriksaan siswa yang bersangkutan, jika memang itu benar bahwa kejadiannya disekolah. Artinya pengawasan guru itu kurang dan akan kita berikan tindakkan tegas terhadap Kepseknya, “tegasnya.

Secara terpisah, Kepsek SMA Negeri 1 Muara Pinang, Dedi Damhuri mengatakan, sudah mengetahui pemberitaan bahwa ada siswa yang buang anaknya setelah melahirkan, namun siswa tersebut setelah dari hasil pemeriksaan diabsen yang ada tidak ada namanya. “Nanti akan kita periksa kembali absen yang ada setelah masuk sekolah nanti, karena sekarang sedang libur. Jika nanti memang itu terbukti anak didiknya akan disanksi. Ini nanti melalui rapat guru,”tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster