Plt Bupati Empat Lawang, Siap Hadapi Gugatan Mantan Sekda

 494 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS

Plt bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah memastikan, siap menghadapi jika ada gugatan ke pengadilan tata usana negara (PTUN), dari mantan sekretaris daerah (Sekda) Empat Lawang, Burhansyah.

Pernyataan ini disampaikan Plt bupati, terkait pencopotan jabatan Sekda, serta pemindahan status kepegawaian Burhansyah ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. “Kalau tidak puas, mau gugat silahkan,”tegas Syahril, didampingi perwakilan FKPD, usai membuka kunci ruang sekda, kemarin (5/1/2016).

Kata Syahril, dirinya sudah mengkaji secara hukum, jelas saat ini pak Burhansyah bukan Sekda Empat Lawang lagi. Makanya, jika ada ketidak puasan dan ingin mengajukan gugatan dipersilahkan. “Itu bukan sekda lagi, secara hukum jelas dia (Burhansyah, red) bukan lagi sekda Empat Lawang. Kalau memang tidak puas, mau gugat ke PTUN ya silahkan. Biarlah nanti pengadilan yang memutuskan, dia tidak punya SK kalau kita punya dasar. Sebelum memutuskan sudah kita kaji terlebih dahulu dan tidak memutuskan sendiri,”jelas Syahril.

Informasi sebelumnya, mantan Sekda Empat Lawang, H Burhansyah telah melaporkan pencopotan jabatannya ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Tak hanya itu, karena proses dan prosedur pemindahan dan pencopotan jabatannya dinilainya janggal, Burhansyah berencana mengajukan gugatan terhadap Plt Bupati Empat Lawang ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Langkah saya akan menunggu jawaban KASN. Bahkan nanti akan gugat ke PTUN, yakni Plt bupati (Syahril,red),”kata Burhansyah, baru baru ini.

Ruang Sekda Kembali Dibuka

Setelah hampir dua pekan terkunci rapat, kemarin (5/1/2016) sekitar pukul 10.30 WIB, Plt bupati Empat Lawang didampingi perwakilan FKPD membuka kembali ruangan sekda. Ini dilakukan, guna memperlancar roda pemerintahan Empat Lawang. Sebab, pasca diterbitkannya SK pergantian, Plt Sekda, Edison Jaya hanya ngantor di ruang tunggu sekretariat daerah.

Dijelaskan Syahril, sebelum membuka ruang Sekda, pihaknya sudah beberapa kali menghubungi mantan Sekda, Burhansyah melalui telephon untuk meminta kunci. Namun tetap tidak diperbolehkan. Karena ini fasilitas negara dan bukan milik pribadi, makanya melalui hasil koordinasi dan rapat bersama pihak FKPD ruang sekda kembali dibuka dengan kunci duplikat aslinya.

“Tidak dibongkar paksa, kita ada kunci duplikat aslinya dan tadi Kabag Umum sendiri yang membukanya. Kita juga sudah rapat dan didampingi perwakilan FKPD seperti kejaksaan, kepolisian dan lainnya,” bebernya.

Meskipun sudah dibuka, imbuh Syahril, meja dan berkas-berkas Sekda lama tidak diganggu gugat. Sementara Plt Sekda hanya dipersilahkan menempati satu sisi ruangan itu, dengan pembatas meja dan kursi. “Kalau kita menunggu-nunggu terus kapan berjalan, makanya kita buka agar roda pemerintahan bisa berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Plt Sekda Empat Lawang, Edison Jaya mengaku siap menempati ruangan dan menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Ia tak menampik, selama hampir dua pekan hanya ngantor di ruang tunggu karena posisi ruang sekda terkunci.

“Saya ngantor terus, tapi baru hari ini masuk ruangan, selama ini hanya diruang tunggu depan,” kata Edison menambahkan, untuk staf dirinya tetap memaksimalkan pegawai lama.”Mereka itu kan staf sudah lama, yakin sudah berpengalaman,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster