Duh, Utang Pemkab Empat Lawang Capai Rp 40 Miliar

 463 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS

Sistem pengelolaan keuangan Pemkab Empat Lawang harus betul-betul putar otak. Betapa tidak, pada anggaran 2015 lalu, hutang terhadap pihak ketigas mencapai Rp 40 Miliar, hal ini terjadi karena dana bagi hasil (DBH) dijanjikan pemerintah pusat tak kunjung cair.

“Kita tidak bisa melakukan pembayaran ke pihak ketiga, karena dana belum ditransfer oleh pusat sebesar Rp 32 milliar,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Empat Lawang, M Daud, Senin (4/1/2016).

Dikatakan Daud, sesuai dengan petunjuk yang ada, bagi tunggakkan pada 2015 bisa dibayarkan pada 2016. “Ya bisa kita bayar pada 2016 dan mudah-mudahan dibulan ini bisa dicairkan, namun itu tergantung dari pusatnya dalam transfer uang,” katanya.

Dijelaskannya, untuk Kabupaten Empat Lawang dalam posisi aman, dikarenakan gaji Kades, TKS, pengawai, oprasional RSUD dan lainya sudah dibayarkan. “Yang jelas untuk kepentingan orang banyak kita utamakan,” jelas Daud.

Dia menghimbau kepada pihak ketiga jaga kuwatir mengenai dana yang belum dapat terbayarkan, sebab itu adalah hutang Pemerintah dan bisa dibayarkan pada 2016. “Harus bersabar dan jangan takut pasti semuanya dibayarkan,” imbaunya.

Tertundahnya pencairan dana ini, buka serta mata ada unsur kesengajaan dari Pemkab, dikarenakan memang keadaan dan bahkan bukan hanya di Kabupaten Empat Lawang saja. Hal demikian juga dirasakan oleh dari lain.

“Ini bukan disengaja oleh Pemkab, akan tetapi memang keadaan dan bukan hanya di Empat Lawang saja. Tentunya pihak ketiga tidak akan dirugikan, sebab pastinya akan dibayar,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster