Robi Terpilih, Musra LPM Ukhuwah UIN RF Nyaris Deadlock

 498 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS

Musyawarah Anggota (Musra) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah berakhir sudah. Robiansyah, Pemimpin Redaksi Majalah Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang terpilih sebagai Ketua LPM Ukhuwah periode 2016-2017, Minggu (3/1/2016).

Pemilihan berlangsung dua putaran. Pada putaran pertama 5 calon ketua muncul ke permukaan dengan perolehan suara yang variatif. Robiansyah 5 suara, Ahmad Syafei 7 suara, Ellyvon Pranita 8 suara, Razi Apriansyah 3 suara, Chairul Saleh 2 suara dan Fitri Wulandari 1 suara.

Robiansyah - Ketua LPM Ukhuwah terpilih

Robiansyah – Terpilih sebagai Ketua LPM Ukhuwah UIN RF Palembang periode 2016-2017

Namun Fitri Wulandari harus gugur diawal. Sebab 1 suara yang dimiliki Fitri tak masuk syarat mengusung calon ketua. “Sesuai aturan, seorang calon ketua minimal, diusung dua suara, jadi Mbak Fitri oleh forum dibatalkan karana hanya satu suara,” ujar Andi Wijaya, salah satu anggota LPM, ketika ditemui KabarSumatera.com di Graha LPM Ukhuwah, Senin (4/1/2016). Praktis, hanya 5 nama kemudian ditetapkan sebagai calon ketua LPM Ukhuwah.

Namun setelah dilakukan ferifikasi, hanya 4 calon yang memenuhi persyaratan.  Ahmad Syafei harus gugur menyusul Fitri. Sebab secara administrasi, Ahmad Syafei belum pernah mengikuti Pelatihan Jurnalistik Lanjut Tingkat Nasional (PJLTN) yang menjadi salah satu syarat pemberkasan calon ketua.

“Saya tidak kecewa meski tidak ikut kompetisi. Sebab saya gugur karena saya belum pernah mengkuti PJLTN saja, kalau persyaratan lainnya saya sudah cukup. Jadi ini hanya persoalan administrasi saja,” ujarnya ketika dijumpai di Graha Ukhuwah, Senin (4/1/2016).

Dari 4 calon ini kemudian berkurang 1 orang. Sebab pada sesi tanggapan kesediaan calon, Ellyvon Pranita menyatakan mundur dari pencalonan. Alasannya akan konsentrasi di redaksi. “Saya menyatakan mundur dari pencalonan ketua, karena saya akan lebih konsentrasi di redaksi, dalam hal ini Majalah Ukhuwah,” ujarnya Ellyvon yang kemudian disetujui forum.

 Nyaris Deadlock

Musra kali itu nyaris deadlock (jalan buntu) ketika dua calon lainnya (Robiansyah dan Chairul Saleh) menyatakan tidak bersedia menjadi calon ketua LPM Ukhuwah. Robi menyatakan tidak bersedia, dengan alasan ingin segera menyelesaikan tugas akademiknya.  Sementara Chairul saleh tidak  bersedia karena ingin konsentrasi di redaksi. Praktis kali itu, hanya Razi Apriansyah yang menyatakan bersedia sebagai dicalonkan sebagai ketua.

Dalam kondisi itu, dua presidium yang memimpin sidang kali itu harus mengondisikan Musra. Sebab secara spontan suasana menjadi gaduh. Riuh redam tak juga terelakkan, terutama cas-cis-cus antar pendukung Robiansyah, Chairul Saleh dan Razi Apriansyah.

Peserta Musyawarah Anggota LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang, Minggu (3/2/2016) (Foto.Dok.KS/LPM UKHUWAH)

Peserta Musyawarah Anggota LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang, Minggu (3/2/2016) (Foto.Dok.KS/LPM UKHUWAH)

Namun pada akhirnya, suasana Musra dapat dikendalikan. Pemilihan putaran kedua tetap mengusung 3 nama calon; Robiansyah, Chairul Saleh dan Razi Apriansyah. Hal ini diputuskan setelah sebelumnya forum menolak pernyataan Robi dan Chairul yang di awal menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

Proses pemilihan pun berakhir. Robiansyah memperoleh 23 suara, Chairul Saleh 3 suara dan Razi mendapat 1 suara.  Dari hasil itu, secara resmi Robiansyah terpilih sebagai Ketua LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang periode 2015-2016.

Dijumpai di kediaman Ahmad Supardi satu hari setelah pemilihan, Ketua terpilih, Robiansyah menyatakan akan fokus pada peningkatan kualitas produk, melalui penguatan keredaksian, baik konten dan manajerial redaksi. Hal lain yang menjadi konsentrasi ke depan menurut Robi,  maksimalisasi etika organisasi, baik internal dan eksternal. “Saya berharap agar dengan kepengurusan baru ini dapat kerjasama yang sinergis antar angota  dan pengurus LPM,” ujarnya, Senin (4/1/2016).

Ungkapan ini seiring dengan harapan Ilyas M Isa, S.Pd.I, Ketua LPM Ukhuwah dan Pemimpin Umum periode 2002-2003.  Menurutnya, untuk memegang amanah, pengurus baru harus tepat dalam menempatkan pengurus. “Jangan sampai salah pilih tim. Ibarat naik perahu, kalau kita salah menempatkan anak buah kapal (ABK), seorang nakhoda akan bekerja sendirian dan itu dalam organisasi tidak boleh terjadi,” ujarnya saat di temuia di Gazebo LPM Ukhuwah UIn Raden Fatah Palembang, Senin (4/1/2016).

Sebab menurut Ilyas, bila salah memilih dan menempatkan personil dalam tim, nantinya Ketua LPM akan kerja sendiri. “Sementara di organisasi harus ada distribusi kerja, dan kerjasama. Kuncinya ya itu tadi, harus tepat memilih dan menempatkan tim,” tegasnya.

 KOMENTAR MEREKA

Banyak komentar dan harapan yang diungkapkan para pengurus dan anggota LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang terhadap Robiansyah. Diantaraya Agus Saputra, salah satu anggota LPM Ukhuwah mengatakan, terpilihnya Robiansyah sudah layak. Sebab menurut Agus, secara akademik dan pengalaman di LPM, Robi sudah cukup mumpuni.

“Tapi saya berharap dalam divis redaksi, di masa mendatang agar lebih maksimal dan lebih baik. Satu hal lagi perlunya kerjasama yang seimbang antar pengurus dan anggota,” ujarnya saat ditemui di Graha LPM Ukhuwah, Senin (4/1/2016).

BACO JUGO : Ketua Harus Jadi Leader Bukan Manager, LPM Ukhuwah UIN RF Hari ini Gelar Musra

Sementara Ahmad Syafei, anggota LPM Ukhuwah lainnya mengatakan, dengan kepenguruan baru agar bisa menciptakan iklim intelektual di LPM Ukhuwah. “Kita berharap melalui lembaga yang dikelola oleh pengurus baru harus bisa memberi manfaat bagi pengurus dan anggota baru, terutama ilmu yang berkaitan dengan jurnalistik,” ujarnya.

Harapan juga disampaikan Chairul Saleh. Menurutnya, pengurus baru sudah seharusnya memegang amanah ini dengan baik. “Di tangan ketua terpilih bersama pengurus baru, hendaknya dapat menjalankan roda organisasi LPM Ukhuwah sesuai dengan aturan organisasi yang sebenarnya,” ujarnya.

Harapan serupa juga disampaikan Ahmad Supardi, Ketua LPM Ukhuwah yang baru saja lengser. Sebagai mantan ketua, Supardi berharap agar pengurus baru bisa menjalankan program dengan baik dan lebih maksimal. “Yang sudah berjalan pada periode saya agar dimaksimalkan, sementara program yang belum terwujud ya harus direalisasikan,” ujarnya, Senin (4/1/2016).

TEKS : TIM REDAKSI LPM UKHUWAH UIN RF PLG

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster