Ari-Arinya Masih Menempel, Bayi Malang Ini Dibuang Orangtuanya

 1,065 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS

Warga Empat Lawang kembali dihebohkan penemuan bayi, kali ini di Desa Gunung Meraksa Baru Kecamatan Pendopo. Ironisnya, bayi diperkirakan baru beberapa jam dilahirkan itu, ditemukan dengan kondisi berlumuran darah dan ari-ari masih menempel. Terbungkus kantong plastik, tergeletak di belakang rumah Zul dan Sumarni (suami istri) di desa Gunung Meraksa Baru, Jum’at (1/1/2016) sekitar pukul 22.30 WIB.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, malam itu Zul dan Istrinya mendengar ada tangisa bayi dibelakang rumahnya. Setelah di cek, ternyata benar pasutri ini menemukan sosok bayi tergeletak dalam kantong plastik. Kondisi bayi malang itu cukup memprihatinkan, selain berlumuran darah dan masih menempel ari-arinya, tubuhnya juga memerah diduga akibat goresan rumput kasar.

Mendapati itu, Zul langsung memberi tahu ke warga sekitar dan Kepala Desa (Kades) Gunung Meraksa Baru, Amrullah Harim. Selanjutnya, bayi malang itu dibawa ke Polsek dan Puskesmas Pendopo untuk mendapat perawatan, serta proses penyelidikan.

Kades Gunung Meraksa Baru, Amrulah membenarkan adanya penemuan bayi di desanya. Ia mengulas, sebelum bayi tersebut ditemukan, terdengar suara tangisan bayi dan sempat membuat ketakutan warga pertama kali mendengarnya.

“Yang menemukan pertama kali yakni, Zul bersama isterinya Serli Sumarni dan satu warga lainnya, Fendi. Ketiganya warga kita, mereka sempat takut, namun karena penasaran merekapun mencari asal sumber suara, setelah dilihat ternyata bayi,”ungkap Amrullah.

Sebenarnya, kata Amrulah, Bayi tersebut ditemukan warga pada Jum’at (1/1/2015) sekitar Jam 22.30 WIB, dan langsung dilaporkan kepihak Polsek Pendopo.

“Warga tidak berani langsung mengangkatnya, setelah ada anggota dari Polsek bayi tersebut baru diangkat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Pendopo,”jelas Amrulah menambahkan, pihaknya bersama kepolisian masih terus menyelidiki siapa orang tua bayi. “Kita belum berani menyimpulkan apakah orang tua bayi berasal dari desa sekitar atau bukan,”imbuhnya.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka melalui Kapolsek Pendopo, Iptu Denhar juga membenarkan penemuan bayi oleh warga di Desa Gunung Meraksa Baru. Dikatakannya, saat ini bayi malang tersebut dalam perawatan pihak Puskesmas Pendopo.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan siapa orang tua bayi tersebut. “Kita masih cari informasi,”jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Empat Lawang, Iis Juairiah mengutuk keras tindakan orang tua yang membuang bayi di Desa Gunungmeraksa Baru Kecamatan Pendopo.”Seharusnya jika tidak mampu merawat, bisa diserahkan ke orang lain, bukan dibuang seperti itu,”sesalnya.

KP3A Empat Lawang, kata Iis, dalam waktu dekat ini akan segera menjenguk bayi tersebut, dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, untuk menindaklanjuti penemuan bayi oleh warga ini.

Disampaikannya, bisa saja nanti orang tua bayi yang membuang bayinya ini, ditindak berdasarkan hukum yang berlaku. Namun demikian pihaknya berserah penuh dengan aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.

 

TEKS  : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster