Ali Hanafiyah, Resmi Koordinator KOMPPRESS Sumsel, dengan Catatan

 444 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS

Siang itu, Sabtu (28/11/2015) menjadi sejarah baru bagi Koalisi Masyarakat Pemantau Peradilan Sumatera Selatan (KOMPPRESS).  Sebab hari itu, dalam rapat terbatas di Kantor Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Sumatera Selatan (Sumsel), di Jalan Hokki Kampus Palembang, belasan aktifis Sumsel dari berbagai latar belakang organisasi, memilih Ali Hanafiyah sebagai Koordinator KOMPPRESS Sumsel.

Awalnya, pada acara yang berlangsung  mulai pukul 09.00-15.15 WIB ini, forum menentukan dan memilih pimpinan sidang untuk memimpin proses pemilihan korodinator KOMPPRESS. Setelah melalui proses diskusi, akhirnya Dr Anggraini, salah satu pengusaha property perempuan di Palembang dipercaya memimpin rapat di dampingi aktifis lainnya.

Suasana Proses Pemilihan Koordinator KOMPPRESS Sumsel di Kantor PKY Sumsel, Sabtu, 28 Neovember 2015 (Foto.Dok.PKY Sumsel/Wiwin)

Suasana Proses Pemilihan Koordinator KOMPPRESS Sumsel di Kantor PKY Sumsel, Sabtu, 28 Neovember 2015 (Foto.Dok.PKY Sumsel/Wiwin)

Sebelum memilih Koordinator, pimpinan sidang membuka sesi pertama dengan agenda usulan kriteria bakal calon (balon) koordinator KOMPPRESS.  “Pada usulan kriteria ini, yang terpenting bagaimana kita mengusung sosok ketua, benar-benar orang yang punya rekam jejak baik. Sebab bagaimana mungkin lembaga ini akan membersihkan proses peradilan yang kotor, kalau proses dari awal tidak bersih. Maksud saya, kalau kita sepakat ingin membersihkan peradian di negeri ini, ya tentu saja kita harus mulai proses pemilihan ini dengan cara yang bersih pula!” tegas Tarech Rasyid, Koordinator Sekolah Demokrasi Prabumulih (SDP) yang ikut menjadi peserta.

Banyak usulan yang kemudian mengemuka di forum itu. Sekitar 30 menit berlangsung. Paling tidak ada 7 point yang disepakati. (1) Sehat Jasmani dan Ruhani (2) Bukan dari partai politik (parpol) dan atau organisasi underbow partai (3) Bersedia menjadi pemimpin KOMPPRESS (4) Memiliki pengalaman organisasi (5) Siap menjelaskan visi dan misi (6) Usia minimal 20 tahun  (7) Memiliki track record (rekam jejak) bersih.

Setelah 7 point itu disepakati forum, pimpinan sidang kemudian membuka sesi lanjutan, tentang usulan nama calon korodiantor, setelah sebelumnya disepakati mekanisme pemilihan secara terbuka. Pada proses berikutnya, masing-masing peserta mengusulkan minimal 1 dan maksimal 3 nama. Forum kemudian mengusulkan nama-nama calon koordinator dengan cara masing-masing peserta langsung menyebut nama yang diusulkan.

Dari penjaringan nama balon  koordinator, muncul 8 nama; yaitu Imron Supriyadi, perwakilan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang (14 pengusul),  Ali Hanafiyah, aktifis Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sumsel (11 pengusul), Dr Anggraini, pengusaha property perempuan Palembang (6 pengusul), Dr Tarech Rasyid, M.Si, Koordiantor Sekolah Demokrasi (5 pengusul), Celsy Rahmadani, Akademisi Universitas Islam OKI Kayuagung (5 pengusul), Nadia Tiara Putri, Sahabat PKY Sumsel (2 pengusul), Lukman Siddik, aktifis KSBSI Sumsel (1 pengusul),  Ardi S, Sahabat PKY Sumsel (1 pengusul)  dan Rina Bakri, Direktur Yayasan Puspa Indonesia (YPI) Palembang  (1 pengusul).

Pada tahap berikutnya pimpinan sidang kemudian menanyakan kesediaan masing-masing balon. Beberapa balon mengundurkan diri atau menyatakan tidak bersedia. Diantaranya Dr Tarech Rasyid, menyatakan tidak bersedia, dengan alasan untuk proses re-generasi bagi orang muda.

Sementara, Imron Supriyadi, meskipun paling banyak mendapat dukungan, juga menyatakan tidak bersedia. Alasannya, akan konsentrasi di media yang sedang dikelola. “Saya siap back up untuk publikasi,” ujarnya.

Dari 8 bakal calon yang diusulkan, hanya Ali Hanafiyah yang menyatakan bersedia. Namun rapat sempat deadlock (mengalami kebuntuan), karena Ali Hanafiyah yang menyatakan bersedia, terganjal di lembaga sayap partai.

“Saya pikir, kita sejak awal sudah sepakat, karena KOMPPPRESS ini akan melakukan pemantauan, tentu akan berhadapan dengan banyak kepentingan, salah satunya adalah partai politik. Kalau Ali sekarang bersedia, tapi terganjal karena masuk dalam struktur organisasi sayap partai, sekarang Anda harus memilih, siap jadi Koordinator KOMPPPRESS, dengan risiko mengundurkan diri dari organsiasi sayap partai, atau tetap di partai, tapi Anda akan dibatalkan menjadi bakal calon koordinator KOMPPPRESS, itu saja pilihannya,” tegas Tarech mengarahkan forum yang sedang deadlock.

Ali Hanafiyah - Koordinator KOMPPRESS Sumsel

Ali Hanafiyah – Koordinator KOMPPRESS Sumsel

“Saya sepakat apa yang dikatakan Pak Tarech, kalau Pak Ali siap memegang koodinator KOMPPRESS, ya risikonya itu, Anda mundur dari organsiasi sayap partai dan surat peryataan itu harus ditandatangani diatas materai untuk kemudian dilampirkan, hal ini untuk kepentingan  PKY laporan ke pusat di Jakarta,” tambah Zaimah Husin, Koordinator PKY Sumsel.

Setelah berjalan agak alot, akhirnya  Ali Hanafiyah memilih alternatif pertama, bersedia duduk sebagai Koordinator KOMPPRESS Sumsel, dengan catatan membuat pernyataan pengunduran diri dari organsasi sayap partai yang saat ini diikutinya.

“Saya mohon kerjasamanya dengan kawan-kawan. Kalau ada hal-hal yang nantinya tidak berkenan pada diri saya, jangan sungkan-sungkan langsung menegur, SMS atau telepon atau temui saya. Katakan apa yang salah dalam diri saya, atau apa yang sebaiknya kita lakukan untuk KOMPPRESS. Jangan sampai perkerjaan ini terbeban pada ketua saja. Proses kepemimpinan ini tetap mengacu pada kerja kolektif apalagi kita akan melakukan pemantauan proses peradilan. Jadi kita ini harus kerja bareng,” ujar Ali Hanafiyah ketika memberi sambutan perdana sebagai Koordinator KOMPPRESS.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan kesepakatan untuk  menyusun komposisi kepengurusan KOMPPRESS Sumsel. Tentang waktu dan hari, menurut Ali, Koordinator terpillih, akan ditentukan kemudian. “Tapi secepatnya akan kita beritahukan kepada kawan-kawan. Dalam waktu 2 atau 3 hari ke depan kita akan menetapkan komposisi KOMPPRESS,” tegasnya.

TEKS / EDITOR : TIM REDAKSI KS

FOTO : DOK.PKY-SUMSEL/WIWIN

 

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster