Pekerjaan RS Pratama di Pendopo Lamban, PU Belum Mau Bicara

 931 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS
Pembangunan gedung Rumah Sakit (RS) Pratama, bantuan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kecamatan Pendopo dinilai lambat. Warga memprediksi, fasilitas pelayanan kesehatan type D yang menelan dana hampir 20 milyar tersebut, belum rampung hingga akhir anggaran 2015 ini.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, pekerjaan gedung yang direncanakan memiliki dua lantai tersebut, diperkirakan baru mencapai 40 persen. Sementara dari papan informasi proyek tertera di lokasi, bangunan itu di kerjakan oleh PT Pinapan Gunung Mas, konsultan pengawas, CV ACE.4 dengan nilai kontrak Rp19.334.400.000,00. Waktu pelaksanaan selama 200 hari atau menyisahkan satu bulan kedepan.

Beberapa warga menyebut, jika pembangunan fasilitas kesehatan itu, dipastikan rampung pada tahun 2015 ini. Namun pada kenyataannya, pembangunan gedung tersebut jika dilihat dari kondisinya sekarang dan waktu tutup anggaran sudah tidak lama lagi, sangatlah pesimis jika gedung tersebut rampung dikerjakan hingga akhir Desember ini.

Salah seorang warga Kecamatan Pendopo, Piteriyadi menilai, jika pekerjaan pembangunan RS type D Pratama Kecamatan Pendopo, sangat lambat dikerjakan oleh kontraktor proyek. Padahal setahu dirinya, bangunan tersebut harus selesai pada tahun 2015 ini.  “Secara pelayanan kesehatan kami tidak terganggu karena bagunan Puskesmas masih berdiri, namun itu kan bangunan pemerintah, kalau tidak selesai tahun ini bagaimana nasib bangunan itu ke depan. Sebab setahu saya itu bangunan harus selesai tahun ini,” ungkapnya.

Hal ini lanjutnya, menjadi pertanyaan bagaimana komitmen pihak kontraktor yang katanya sanggup mengerjakan bangunan itu dalam tempo waktu 6 (enam) bulan. Sementara disampaikannya jika masyarakat Kecamatan Pendopo dan sekitarnya sudah sangat berharap jika bangunan itu siap difungsikan pada tahun 2016 mendatang.

“Jika lihat kondisinya sekarang tentu kita sangat pesimis jika Pendopo sudah memiliki rumah sakit pada tahun 2016 ini dan masyarakat tidak lagi perlu jauh-jauh berobat ke kabupaten atau kota luar,”imbuhnya.

Secara terpisah, salah seorang pekerja saat dimintai keterangannya menyebut jika pembangunan gedung RS type D Pratama ini sudah berjalan selama 4 (empat) bulan.

“Saya juga baru di sini, tadi baru tiba dari Lubuklinggau bawa pekerja ke sini. Kalau di lihat fisiknya sekarang sekitar 40 persen yang sudah. Kira-kira ini sudah dikerjakan sekitar empat bulan jalan,” ungkap Satria yang juga mengaku sebagai Humas bagian ketenagakerjaan di proyek tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan  Umum Cipta Karya (PU CK) Empat Lawang, Syarkowi Rasyid hingga berita ini diturunkan, belum bisa dikonfirmasi.

TEKS / FOTO : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster