Bertahun-Tahun Jadi Honorer, Masih Disuruh Sabar, PGRI : Siap Perjuangankan Nasib Guru

 518 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS

Saat ini guru honorer (K2) yang belum diangkat PNS masih cukup banyak. Bahkan data dan 2010 mencatat, ada sejumlah K2 yang yang nasibnya belum jelas. Ketua PGRI Empat Lawang, H Syahril Hanafiah disela Hari Guru Nasional (HGN) 2015 dan HUT ke 70 PGRI di Kecamatan Pendopo kemarin.”Mohon bersabar dan tetap menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Syahril yang juga menjabat Plt Bupati Empat Lawang ini menjelaskan, bahwa PGRI akan memperjuangkan hal tersebut sesuai kemampuan. Namun untuk diketahui sampai saat ini belum ada aturan atau undang-undang yang mengaturnya belum mendapat persetujuan DPR RI.

ketua PGRI Empat Lawang disambut tarian khas daerah (Foto.Dok.KS/Saukani)

Ketua PGRI Empat Lawang disambut tarian khas daerah (Foto.Dok.KS/Saukani)

suasana peringatan hari guru nasional

Ketua PGRI Empat Lawang, H Syahril foto bersama para guru. (Foto.Dok.KS/Saukani)

“Insya Allah saya akan berjuang menyejahterakan guru, pemkab juga tetap berusaha, sebab daerah akan maju tergantung dari pendidikan,” jelasnya.

PNS guru saat ini sudah mending dibandingkan dengan PNS yang bukan guru karena ada tunjangan sertifikasi.”Gaji wabup juga lebih kecil daripada guru yang sudah mendapat tunjangan sertifikasi,” katanya.

Mengenai kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Pendopo bukan di Kecamatan Tebing Tinggi, dikatakan Syahril sudah kesepakatan dari rapat pengurus, bukan karena tempat kelahirannya di Pendopo.

Syahril juga mengajak para guru dan tamu undangan untuk mendoakan Bupati Empat Lawang nonaktif H Budi Antoni dan istrinya semoga proses persidangan berjalan lancar.

Sementara Ketua Pelaksana, Hartawan menjelaskan dalam rangka HUT PGRI dan HGN ini banyak kegiatan yang diadakan. Diantaranya pertandingan bola volly, bulu tangkis, tenis meja dan tarik ambang intern guru yang diadakan 18-22 November.

“Sementara senam massal dan jalan santai diadakan 22 November di kecamatan masing-masing. Hari ini (kemarin,red) puncaknya dipusatkan di Pendopo sekaligus pembagian hadiah,” jelasnya.

Acara puncaknya ini, banyak penampilan dari anak-anak didik para guru mulai dari tingkat SMA hingga SD. Diantaranya tarian, berjungan (ciri khas lagu adat) dan musik rebana. Plt Bupati, Syahril juga ikut bergabung dengan pemain rebana yang ditampilkan anak-anak SDN 1 Pendopo.

Selain itu, beberapa penghargaan diberikan kepada guru, yakni guru pengawas berprestasi diberikan kepada Unseri dan penghargaan juga diberikan kepada beberapa pensiunan guru.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster