Sekolah Harus Kenalkan Budaya Daerah Kepada Siswa, SMA Bukit Asam Mewakili Muaraenim

 375 total views,  2 views today

TANJUNG ENIM, KS

Mengenalkan budaya daerah menjadi salah satu tanggungjawab sekolah. Oleh sebab itu dalam setiap event, baik yang sifatnya kompetisi atau parade yang bersifat kedaerahan sanbat penting mengikutsertakan siswa.

“Hal ini kami lakukan untuk menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman bagi peserta didiknya, terutama untuk mengenalkan budaya daerah kepada setiap peserta didik,” ujar  Tugiyanti S.Pd, Guru Seni Budaya bidang musik, di SMA Bukit Asam (SMABA) Tanjung Enim didampingi Dina Faramita Agustin S.Pd.

Ilustrasi : Google Image

Ilustrasi : Google Image

Pernyataan Tugiyanti  itu terkait dengan ikutsertanya peserta didik SMABA Tanjung Enim yang mewakili Kabupaten Muaraenim dalam “Festival Fashion Carnival 2015” yang  digelar Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan di Benteng Kuto Besak (BKB), pekan silam, Sabtu (21/11/2015). Melaui event itu, Tugiyanti menyebutkan, Kabupaten Muara Enim melalui 10 peserta didik yang dikirm, telah mengenalkan budaya daerah Muaraenim, melalui fashion dan musik kepada publik.

“Cerita yang dipertandingkan terkonsep dalam bentuk kostum. Intinya untuk mengenalkan budaya daerah Muara Enim dalam festival feshion. Kita dikirim Kabupaten Muara Enim oleh Dinas Pariwisata,” ungkapnya.

Dalam festival itu, Tim SMABA mengusung tema tentang budaya daerah, dengan menampilkan icon Miss Batubara, Muara Enim SMAS dan Miss Curup Tenang. Kreasi seni yang juga ditamplkan pada even itu kolaborasi kostum, musik, dan tarian.

303346-12125501102015@output_lwfZFbTema yang diusung legenda Putri Dayang Rindu, sebuah  kisah yang konon menurut para penutur kisah ini ada hubungannya dengan dengan Air Terjun Bedegung di Kecamatan Tanjung Agung Muraenim. Dengan even speerti ini, kita mengenalkan kekayaan tradisi, baik kepada peserta didik dan kepada publik. Kami berharap, kegiatan seperti ini terus mendapatkan perhatian dan dukungan dari Pemkab Muara Enim,” ujarnya.

“Saat festival, kita menampilkan kolaborasi kostum, musik, dan tarian, kita tampilkan dihadapan juri dan Gubernur Sumsel. Namun kita akui juga, peserta lainnya juga lebih bagus. Oleh karena itu kedepan akan kita perbaiki lagi,”imbuhnya.

Di tahun 2015, SMABA Tanjung Enim sudah kali mengikuti even serupa. Kali pertama dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Sumatera Selatan dengan meraih juara II (dua). “Ini yang kedua kali kita ikut festival di Palembang.

Sebelumnya digelar Dinas Pendidikan Propinsi mendapat juara dua. Kemarin itu diselenggarakan Dinas Pariwisata Propinsi, kategori umum. Evaluasi tetap kita lakukan, dan ini sebagai pengalaman, agar kedepan kita dapat tampil lebih baiklagi,” ungkapnya kepada Hendro Aldo Irawan, Reporter RGBA FM saat dijumpai di Sekolah SMABA, Selasa (24/11/2015).

TEKS / FOTO : HENDO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster