Tinjau Sengketa Tapal Batas Muara Enim-Banyuasin, Wabup : Hentikan Pembangunan Jalan

 319 total views,  2 views today

MUARA ENIM, KS

Tim Pemkab Muara Enim yang di komandoi Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman SH bersama anggota DPRD Muara Enim ketika meninjau lokasi tapal batas yang berada di Desa Muara Lematang, Kecamatan  Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim dengan Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan sempat diwarnai ketegangan di antara kedua belah pihak, Selasa (17/11/2015) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ketegangan tersebut terjadi karena massa saling adu argumentasi terkait perbatasan Muara Lematang  dengan Rantau Bayur, apalagi di lokasi tersebut saat ini sedang dilakukan pembangunan jalan oleh Kabupaten Banyuasin. Padahal, warga Muara Lematang mengklaim lokasi pembangunan jalan tersebut telah memasuki wilayah Kabupaten Muara Enim.

Puluhan warga dua desa di lokasi Tapal Batas Desa Muara Lematang Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim dan Desa Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. (Foto.Dok.KS/Aldo-RGBA FM)

Puluhan warga dua desa di lokasi Tapal Batas Desa Muara Lematang Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim dan Desa Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. (Foto.Dok.KS/Aldo-RGBA FM)

Pada kunjungan itu, selain Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman, hadir juga anggota DPRD Muara Enim, Kabag Tapem Emran Tabrani, Kasat Pol PP Riswandar SH, Camat Sungai Rotan, Kades Muara Lematang, unsur TNI dan Polsek Sungai Rotan. Bahkan  ada  Camat Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin dan puluhan warga dari dua desa setempat.

Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Muara Enin ini, menindaklanjuti adanya laporan dari Kades Muara Lematang dan masyarakat setempat yang mengatakan, di wilayah Muara Lematang ada pembangunan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Padahal menurut Nurul Aman, jalan tersebut telah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim tahun 2015 dan sudah dilakukan pengerasan jalan.

Nurul Aman dengan tegas mememerintahkan untuk menghentikan pembangunan jalan tersebut. Mengingat, wilayah tersebut merupakan wilayah Muara Enim. Bahkan, Nurul Aman mengawatirkan jika pembangunan jalan tersebut dibiarkan akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama unsur muspidanya untuk mengecek langsung ke lokasi, biar persoalan ini dapat diketahui dengan jelas,” pintanya.

Setelah mengecek tapal batas, Wabup dan rombongan DPRD Muara Enim melakukan rapat di kantor Camat Sungai Rotan. Hasil rapat itu, wabup menegaskan akan menyurati Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Jika tidak ada tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin maka pihaknya akan melapor ke Pemerintah Provinsi Sumsel.

Anggota DPRD Muara Enim Faisal Anwar mengatakan, pihaknya mendukung agar secepatnya dilakukan penyelesaian tapal batas Desa Muara Lematang Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim dengan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. Apalagi di lokasi tersebut kini telah berlangsung pembangunan jalan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Faisal menegaskan, Pemkab Muara Enim harus mengklarifikasi terhadap aktifitas kegiatan pembangunan jalan yang masuk ke wilayah Muara Lematang. Hal ini juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster