Saatnya Warga Melek Hukum, Supaya Tidak Tajam Ke Bawah Tumpul Ke Atas

 307 total views,  2 views today

TANJUNG ENIM, KS

Ungkapan hukum tajam ke bawah, tumpul keatas bukan hal baru. Namun kaimat itu muncul menurut sejumlah sumber disebab lemahnya pemahaman hukum di tingkat masyarakat. Oleh sebab itu saat ini warga diwajibkan memahami tentang hukum dan perundang-undangan.

“Kita berharap adanya sosialisasi ini akan ada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memahami hukum dan undang-undang yang berlaku di masyarakat,” ungkap H Safranudin BBA, Sekterais Camat Lawang Kidul saat membuka acara penyuluhan hukum di Aula Kantor Kecamatan Lawang Kidul, belum lama ini, Senin (16/11/2015).

Suasana Penyuluhan Hukum dan Perda di Kecamatan Lawang Kidul, Senin 16 November 2015 (Foto.Dok.KS/ALdo RGBA-FM)

Suasana Penyuluhan Hukum dan Perda di Kecamatan Lawang Kidul, Senin 16 November 2015 (Foto.Dok.KS/Aldo RGBA-FM)

Sosialisasi dan penyuluhan hukum dan Peraturan Daerah (Perda) tingkat Kabupaten Muara Enim di helat di Aula Kantor Kecamatan Lawang Kidul, Senin (16/11/2015). Berbagai elemen masyarakat di wilayah itu antusias mengikutinya. Beberapa masalah penting mengemuka dalam penyuluhan itu, terutama berkaitan dengan transportasi dan angkutan, Kantibmas dan Narkoba, Peraturan Daerah, dan Peraturan Desa, yang disampaikan oleh instansi terkait.

Litha Erfina, staf Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Muara Enim mengatakan, sosialisasi hukum ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan Pemkab Muara Enim. Namun dalam pelaksanaan kegiatan digilir di setiap kecamatan yang ada. “Jadi sosialiasai hukum ini rutin setiap tahun dilaksanakan. Tahun ini ada lima kecamatan, salah satunya Kecamatan Lawang Kidul ini,” kata Litha kepada reporter Hendro Aldo Irawan, Reporter RGBA FM, Kamis (16/11/2015).

Dikatakannya, penyuluhan itu sebagai upaya untuk menyebar luaskan informasi mengenai hukum dan peraturan daerah. Memberikan wawasan dan informasi masalah aturan yang ada di masyarakat, seperti tentang angkutan, Kantibmas, peraturan desa, dan perda. Sehingga, untuk masalah ini dapat diketahui masyarakat dan lebih ditaati mengenai aturan-aturan tersebut.

“Jumlah peserta ada 50 orang, mulai dari Kades, Lurah, BPD, dan perangkat lainnya. Tujuannya untuk memberikan wawasan. Selain kepada masyarakat, kegiatan ini juga ke sekolahsekolah,” imbuhnya.

Selanjutnya, nara sumber dari intansi terkait itu antara lain, Akmaludin SH MH dari Dishub, M Yarni SH dari Polres Muara Enim, Ratna Puri SH M Hum, Bagian Hukum Pemda, dan May Fajar dari BPMPD Kabupaten Muara Enim.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster